pelanggaranpilkada

Bawaslu Himpun 16 Dugaan Pelanggaran

( kata)
Bawaslu Himpun 16 Dugaan Pelanggaran
dok Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bandar Lampung  merilis data pelanggaran pemilihan pada Pemillihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandar Lampung.

Berdasarkan data Bawaslu Bandar Lampung Total ada 16 dugaan pelanggaran yang ditangani oleh Bawaslu Kota pada tahun 2020. Dimana, terdiri dari 10 temuan dan  6 laporan masyarakat, yang terdiri dari 1 temuan pada tahapan Pembentukan PPK dan PPS, 4 Temuan, dan 4 laporan pada tahapan pencalonan, serta 2 temuan, dan 5 laporan yang terjadi pada tahapan kampanye yang dimulai sejak tanggal 26 September 2020.

Dalam rilis tersebut, anggota Bawaslu Kota Bandar Lampung selaku Koordinator Divisi (Kordiv) Penanganan Pelanggaran, Yahnu Wiguno Sanyoto mengatakan, rilis data ini dipublikasikan dengan maksud agar diketahui masyarakat luas terkait apa saja hasil penanganan pelanggaran yang telah ditangani oleh Bawaslu Kota Bandar Lampung.

Selain itu, Bawaslu Kota Bandar Lampung beserta jajaran juga menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) yang tidak sesuai dengan aturan total ada 1.724 APK yang ditertibkan dengan rincian Rycko Menoza-Johan Sulaiman 812 APK, M Yusuf Kohar-Tulus Purnomo 457 APK, dan Eva Dwiana-Deddy Amarullah 455 APK.

Dalam hal Penegakan Hukum Protokol Pencegahan Covid-19 pada tahapan Kampanye Bawaslu Kota Bandar Lampung sudah mengeluarkan 8 Surat Peringatan Tertulis kepada Pasangan Calon diantaranya Rycko Menoza-Johan Sulaiman 4 kali, M Yusuf Kohar-Tulus Purnomo 3 kali, dan Eva Dwiana-Deddy Amarullah 1 kali.

“Mempublikasikan hasil penanganan pelanggaran adalah bentuk tanggung jawab kami kepada publik agar tahu sejauh mana kami bertindak terhadap setiap pelanggaran yang kami temukan maupun yang dilaporkan masyarakat kepada kami, untuk itu kami berharap masyarakat juga turut andil dalam mengawasi dan melaporkan setiap dugaan pelanggaran yang terjadi sekitarnya kepada jajaran kami di kecamatan.” jelas Yahnu, Senin 2 November 2020.

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar