#sengketapilkada#beritalamsel#pilkada

Bawaslu Gelar Musyawarah Terbuka Sengketa KPU dengan Hipni-Melin

( kata)
Bawaslu Gelar Musyawarah Terbuka Sengketa KPU dengan Hipni-Melin
Tim Kuasa Hukum Bapaslon Hipni-Melin Haryani Wijaya saat membacakan surat permohonan penyelesaian sengketa di Sekretariat Bawaslu Lamsel, Selasa (30/9/2020). Dok

Kalianda (Lampost.co): Bawaslu Lampung Selatan mulai menggelar penyelesaian sengketa pemilu yang diajukan oleh bakal pasangan calon (Bapaslon) kepala daerah Hipni-Melin Hariyani Wijaya (Himel) dengan musyawarah terbuka pada Rabu, 30 September 2020, sekitar pukul 13.00 WIB. 

Musyawarah terbuka ini digelar setelah pada Selasa (29 September 2020) penyelesaian sengketa dengan musyawarah tertutup belum menemukan kata sepakat antara kedua belah pihak pemohon dan termohon.

Dalam musyawarah terbuka itu diagenda pembacaan surat permohonan penyelesaian sengketa pemilu oleh tim kuasa hukum bapaslon Himel selaku pemohon, serta membacakan jawaban dari pihak KPU Lampung Selatan selaku termohon. 

Berdasarkan pantauan Lampost.co, musyawarah terbuka penyelesaian sengketa yang digelar di Sekretariat Bawaslu Lampung Selatan itu mendapat pengawalan ketat pihak kepolisian. Terlihat sejumlah pendukung Himel ikut hadir untuk memberikan semangat kepada Bapaslon dengan jargon Mari Bangkit itu.

"Hari ini, hari pertama untuk penyelesaian dengan musyawarah terbuka. Tadi agendanya mendengarkan pembacaan permohonan dari pemohon dan jawaban dari termohon," kata ketua Bawaslu Lamsel, Hendra Fauzi, usai musyawarah terbuka. 

Rencananya, kata dia, musyawarah terbuka tersebut akan dilanjutkan kembali pada Kamis (1/10/2020) dengan agenda penyampaikan alat bukti hukum dan menghadirkan saksi ahli dari pihak pemohon. "Besok agenda penyampaian alat bukti dan mendengarkan saksi ahli," kata dia. 

Sementara itu, Ketua tim advokasi Melin, Amri Sohar, mengatakan agenda musyawarah terbuka itu adalah pembacaan materi gugatan sengketa dari pemohon dan juga jawaban termohon.

"Besok dilanjutkan dengan pembacaan bukti-bukti surat dihadapan majelis hakim dari Bawaslu Lamsel," kata dia. 

Pada agenda berikutnya, kata Amri, pihaknya akan juga menghadirkan saksi ahli pidana dan ahli hukum tata negara untuk memperkuat argumentasi hukum serta bukti-bukti. "Insyaallah besok akan dihadirkan saksi ahli dan saksi HTN serta saksi fakta," kata dia.

Terpisah, Komisioner KPU Lamsel Mislamuddin, yang hadir dalam musyawarah tersebut mengatakan bahwa pihaknya akan melihat proses musyawarah terbuka pada esok hari untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya.

"Kita lihat besok dari saksi ahli dan saksi fakta yang akan dihadirkan oleh pemohon. KPU akan melakukan koordinasi apakah perlu juga menghadirkan saksi ahli dan saksi fakta," kata dia.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar