#pilkada#politik#bawaslu

Bawaslu Berharap Pemkot Bandar Lampung Transfer Rp5 Miliar

( kata)
Bawaslu Berharap Pemkot Bandar Lampung Transfer Rp5 Miliar
Ketua Bawaslu Bandar Lampung Candra Wansyah. Lampost.co/Salda Andala

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Bandar Lampung hingga saat ini baru menerima 37 persen atau Rp7 miliar dari naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) Rp19 miliar.

Ketua Bawaslu Bandar Lampung Candra Wansyah mengatakan saat ini dana yang ada hanya sampai akhir Agustus. Padahal, pihaknya memerlukan dana tambahan Rp5 miliar di awal September dikarenakan tahapan pengawasan yang semakin ketat dan kegiatan semakin padat.

"Dana tambahan kemarin Rp1 miliar dari pemkot hanya sampai akhir Agustus saja. Untuk September kami menginginkan dana tambahan Rp5 miliar dikarenakan kegiatan pada September sangat padat. Untuk mencukupinya kami membutuhkan Rp5 miliar," ujarnya kepada Lampost.co, Minggu, 26 Juli 2020.

Selanjutnya, jika Pemkot Bandar Lampung tidak menstransfer kebutuhan Rp5 miliar di awal September 2020 tahapan pengawasan dan kegiatan di Bawaslu akan terancam terhambat.

"September, Oktober, dan November sudah sangat padat dan diharapkan pemkot sudah 100 persen mencairkan sisanya sesuai NPHD. Di bulan tersebut kegiatan melibatkan banyak perangkat-perangkat," ujarnya.

Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2019 tentang Pendanaan Kegiatan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati, dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang bersumber dari APBD.

Dalam aturan tersebut seharusnya pemerintah kota pada 15 Juli sudah mencairkan dana seratus persen ke kas Bawaslu. 

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar