#pilkadabandarlampung#logistikpilkada

Bawaslu Bandar Lampung Awasi Pelipatan hingga Pendistribusian Logistik

( kata)
Bawaslu Bandar Lampung Awasi Pelipatan hingga Pendistribusian Logistik
Kordiv Penanganan Pelanggaran Bawaslu Bandar Lampung Yahnu Wiguno Sanyoto saat mengecek logistik pilkada di gudang KPU setempat. Dok.


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bandar Lampung memonitor ketersediaan logistik untuk pencoblosan pemilihan kepala daerah (pilkada) pada 9 Desember 2020. Logistik tersebut ditampung di gudang KPU, Jalan Raden Saleh Raya, Kelurahan Kedaton, Kecamatan Kedaton.

Kordiv Penanganan Pelanggaran Bawaslu Bandar Lampung Yahnu Wiguno Sanyoto menjelaskan monitoring hari ini terkait pengecekan jumlah ketersediaan logistik. "Jumlah logistik terdiri dari surat suara 666.282, tinta 3.400, dan 1.761 kotak suara serta 1.700 bilik. Kemudian segel 34.000 dan 1.886 buah disinfektan," ujarnya kepada Lampost.co, Senin, 23 November 2020.

Monitoring yang dilakukan Bawaslu Bandar Lampung mulai dari pelipatan surat suara sampai pendistribusian logistik ke 1.700 tempat pemungutan suara (TPS). "Mulai dari pelipatan sampai pendistribusian ke TPS akan terus dimonitoring ataupun diawasi," ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPU Bandar Lampung Dedy Triyadi menjelaskan pelipatan kertas surat suara dimulai pada Selasa, 24 November 2020, sampai dengan selesai. "Besok kami sudah mulai pelipatan surat suara sampai dengan selesai," katanya.

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar