#beritalampung#beritalampungterkini#pemilu2024#bawaslu#gakkumdu

Bawaslu bakal Perkuat Personel Gakkumdu soal Penanganan Pidana Pemilu

( kata)
Bawaslu bakal Perkuat Personel Gakkumdu soal Penanganan Pidana Pemilu
Ilustrasi. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Bawaslu Lampung terus melakukan penguatan internal dalam pengawasan Pemilu 2024. Salah satunya dalam upaya pencegahan upaya money politic atau politik uang.

Teranyar, Bawaslu Bandar Lampung bersama dengan Kejati Lampung dan Polda Lampung bakal melaksanakan bimbingan teknis (bimtek) untuk personel Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), terkait penanganan pelanggaran dan pidana Pemilu 2024, termasuk money politic.

Baca juga: KPU Lampung Tunggu Jadwal Resmi Rekrutmen PPK 

"Akan ada bimtek nanti 27 dan 28 Oktober 2022," ujar Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Lampung Hermansyah, Minggu, 23 Oktober 2022.

Dia menyebutkan ke depannya Bawaslu Lampung bersama Polda dan Kejaksaan juga akan menguatkan sosialisasi terhadap bahaya politik uang, termasuk potensi-potensi pidana yang bisa menjerat pelaku politik uang, ke masyarakat dan juga partai politik peserta Pemilu 2024. "Kami akan menggalakkan penguatan dan sosialisasi," katanya.

Bawaslu Lampung, Polda, dan Kejati Lampung telah menandatangani komitmen untuk penanganan pelanggaran tindak pidana Pemilu 2024 pada Agustus 2022 lalu. Dalam nota kesepahaman  juga disebutkan pembina Gakkumdu adalah Kapolda Irjen Akhmad Wiyagus, Kajati Nanang Sigit Yulianto, dan Ketua Bawaslu Fatikhatul Khoiriyah dengan penasihat wakapolda, wakajati, dan sebagainya.

Selanjutnya, koordinator Gakkumdu adalah koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu, aspidum, dan ditreskrimum. Hal itu sesuai Pasal 7 Perbawaslu 31 Tahun 2018 tentang  Sentra Gakkumudu, Struktur Organisasi Gakkumdu tingkat provinsi.

Pada Pasal 13 Perbawaslu tersebut menyebutkan jumlah penyidik di Gakkumdu provinsi paling banyak 9 orang dan dapat ditambah dalam keadaan tertentu, sesuai kebutuhan. Kemudian pada Pasal 16,  jumlah jaksa di Gakkumdu paling banyak 9 orang dan dapat ditambah dalam keadaan tertentu, sesuai kebutuhan.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar