#nasional#politik#ott-kpk

Bawaslu Akan Laporkan Wahyu Setiawan ke DKPP

( kata)
Bawaslu Akan Laporkan Wahyu Setiawan ke DKPP
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan. Medcom.id/Sholahadhin Azhar.

JAKARTA (Lampost.co) -- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) akan melaporkan Mantan Komisoner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Hal ini terkait dugaan kasus dugaan suap yang tengah menjerat Wahyu.

Ketua Bawaslu Abhan mengatakan, laporan itu dilakukan karena adanya dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan Wahyu terkait dengan proses penetapan pergantian antar waktu (PAW) dari salah seorang anggota DPR RI. Kasus itu terjadi usai pertemuan tripartit antara Bawaslu, KPU, dan DKPP.

Bawaslu berinisiatif membuat laporan dugaan pelanggaran kode etik. Menurut Abhan, langkah tersebut perlu dilakukan demi menjamin kepastian status dari Wahyu selaku Anggota KPU yang kini berstatus tersangka oleh KPK.

"Terkait dugaan pelanggaran kode etik ini, kami sepakat melaporkannya ke DKPP," kata Abhan di keterangan tertulis, Jumat, 10 Januari 2020.

Ia berharap, laporan Bawaslu terkait dugaan pelanggaran kode etik oleh Wahyu dapat segera diproses dan diputuskan oleh DKPP.

Meski begitu, ia meyakinkan Bawaslu tetap menghormati segala proses yang tengah dilakukan KPK dalam menindaklanjuti dugaan kasus korupsi tersebut dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Langkah Bawaslu ini pun bakal diikuti KPU.

Ketua KPU Arief Budiman juga menegaskan, laporan pihaknya ke DKPP itu atas inisiasi bersama Bawaslu. Dirinya mengatakan ada beberapa poin pertimbangan yang menjadi laporan tersebut.

Pertama, dalam kasus yang menimpa Wahyu, sebut Arief, memprihatinkan bagi penyelenggara pemilu seperti KPU. Kedua, lanjut dia, KPU merasa ada persoalan pelanggaran etik dalam kasus tersebut.

"Kami sebagai penyelenggara pemilu harus bertindak aktif agar kepercayaan publik bisa terjaga dengan baik," pungkas Arief.

Bambang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar