#narkoba#hukum

Bawa Sabu 4 Gram, Warga Lamsel Dihukum 7 Tahun Penjara

( kata)
Bawa Sabu 4 Gram, Warga Lamsel Dihukum 7 Tahun Penjara
Lampost. Co/Febi Herumanika

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Andi Saputra (23) Warga Rangai Selatan, RT 003 RW, 001 Kelurahan Rangai Tritunggal, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, dituntut jaksa penuntut umum dengan pidana penjara selama 7 tahun kurungan.

Selain pidana penjara, terdakwa juga dihukum membayar pidana denda Rp1 miliar, hal ini terungkap saat sidang Video Teleconference di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Rabu, 1 April 2020.

Jaksa Penuntut Umum Gilar Suryaningtyas mengatakan, perbuatan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

" Meminta majelis hakim menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Andi Saputra dengan pidana penjara selama 7 tahun serta denda Rp1 miliar subsider 6 bulan," kata Jaksa Gilar Suryaningtyas.

Jaksa menjelaskan perbuatan terdakwa berawal pada hari Jumat tanggal 29 November 2019 sekira jam 15.00 WIB, terdakwa Andi menghubungi Jefri (DPO) untuk memesan 4 (empat) gram narkotika jenis sabu dan meminta agar Jefri mengantarkan Narkotika Jenis Sabu tersebut ke kos Terdakwa di Gotong Royong beralamat di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Panjang Selatan, Kecamatan Panjang.

" Jefri berjanji akan mengantarkan Narkotika jenis Sabu tersebut sekira jam 17.00 WIB namun sampai dengan sekira jam 22.00 WIB, Jefri belum juga mengantarkan narkotika jenis sabu tersebut ke kos terdakwa," kata jaksa.

Terdakwa berinisiatif untuk menjemput Narkotika jenis Sabu tersebut ke rumah Jefri yang beralamat di Kecamatan Rangai, Lampung Selatan lalu dalam perjalanan tepatnya di jembatan layang PLTD, terdakwa berpapasan dengan Jefri yang sedang melintas ke arah Panjang dengan berboncengan dengan 2 (dua) orang perempuan.

Jefri bersama dengan terdakwa menghentikan sepeda motor mereka dan pada saat itu Terdakwa Andi menawarkan diri untuk membonceng salah satu perempuan yang dibonceng oleh Jefri.

Selanjutnya, Jefri memberikan kotak rokok Sampoerna Mild warna Putih yang berisikan narkotika jenis sabu sebanyak 4 gram. Satu gram sabu sudah dibagi ke dalam 14 paket kecil dan 3 gram lainnya dimasukan kedalam 3 plastik klip kemasan sedang selanjutnya kotak rokok Sampoerna Mild warna Putih tersebut disimpan oleh Terdakwa di kantong celana bagian depan kemudian Terdakwa membonceng seorang perempuan. 

"Mereka mengendarai sepeda motor secara beriringan ke arah Panjang dan saat melintas di depan Kantor Polsek Panjang, Terdakwa dihentikan oleh polisi berseragam yang sedang melakukan Razia yang langsung memeriksa dan menggeledah Terdakwa," kata jaksa.

Saat dilakukan penggeledahan polisi menemukan Narkotika jenis sabu yang diterima Terdakwa Jefri (ldan Terdakwa kemudian diamankan oleh Polisi dan dibawa ke Polsek Panjang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

" Jefri berbalik arah dan tidak ikut terjaring razia oleh Polisi," ujar jaksa.

Bahwa dari barang bukti narkotika jenis sabu yang disita dari terdakwa sebanyak 14 paket kecil dan 3 paket sedang, selanjutnya Penyidik menyisihkan Barang Bukti 1 kemasan sedang plastik bening berisikan Narkotika jenis Sabu untuk dilakukan uji laboratorium di BPOM Bandar Lampung.

Berdasarkan Laboraturium BBPOM Bandar Lampung No.PM.01.05.100.12.19.0348, Tanggal 23 Desember 2019 menerangkan 1 plastik bening transparan berisikan serbuk putih atas nama Andi benar mengandung Metamefetamina termasuk narkotika golongan I menurut Lampiran Undang-Undang RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar