#bantuan#ulurantangan

Basori, Tukang Bangunan yang Ambruk Dijalari Penyakit Kulit Butuh Bantuan Dermawan

( kata)
Basori, Tukang Bangunan yang Ambruk Dijalari Penyakit Kulit Butuh Bantuan Dermawan
Basori, warga Pekon Walur, Kecamatan Krui Selatan, yang menderita penyakit kulit sudah tidak memiliki harta benda karena habis dijual untuk biaya pengobatan. Lampost.co/Yon Fisoma


Krui (Lampost.co) -- Basori (77), warga Pekon Walur, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat menderita penyakit kulit sejak dua tahun lalu. Sayangnya, dia hanya bisa berobat melalui dokter umum dan belum pernah dirujuk ke spesialis kulit karena keterbatasan ekonomi. 

Kondisi Basori pun sudah makin memprihatinkan. Penyakit kulit yang dideritanya sudah menjalar ke seluruh tubuh dari kepala hingga kaki. Imbasnya, pria yang berprofesi sebagi tukang bangunan harian ini tidak bisa lagi bekerja dan menafkahi keluarga.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Basori hanya bisa mengandalkan bantuan dan sumbangan warga sekitar. 

Selama menjalani tahap pengobatan, ayah empat anak ini mengaku sudah menghabiskan dana cukup besar. Empat ekor sapi yang dipelihara habis tak tersisa karena dijual untuk biaya pengobatan. 

"Tetapi sampai sekarang malah kondisinya lebih parah. Beberapa hari lalu saya sempat tidak bisa bangun," ujarnya, Jumat, 17 September 2021.

Baca: Penderita Hidrosefalus di Lamsel Butuhkan Uluran Tangan Dermawan

 

Basori berharap pemerintah maupun para dermawan berkenan membantu biaya pengobatan atas penyakit yang dideritanya.

"Saat ini saya sudah tidak mempunyai apa-apa lagi untuk dijual. Tanah yang saya tempati untuk mendirikan rumah saja masih menumpang," kata Basori. 

Anton, salah satu warga setempat mengatakan, Basori merupakan salah satu warga Pekon Walur yang termasuk aktif dalam kegiatan desa. 

"Jadi kami berembuk dengan rekan-rekan lain bagaimana cara mencari kepedulian orang-orang yang jiwa sosial tinggi untuk bisa membantu meringankan beban Pak Basori," ujar dia.

Di samping menderita penyakit kulit, kata Anton, keadaan rumah Basori juga sudah sangat memprihatinkan.

"Kami selaku warga Pekon Walur berharap uluran tangan pemerintah dan dermawan," kata dia. 

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pesisir barat, Agus Triyadi mengatakan, pihaknya akan berupaya membantu dan memfasilitasi pengobatan Basori.

"Kami akan bantu memfasilitasi. Kalau dia tidak memiliki BPJS, akan kami bantu. Nanti kami pelajari dan kami bantu," kata Agus. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar