#beritalampung#beritalampungkini#renstra2024#rencanastrategis#pemkablamsel

Bappeda Lamsel Mulai Mempersiapkan Renstra 2024

( kata)
Bappeda Lamsel Mulai Mempersiapkan Renstra 2024
Bappeda Lampung Selatan menggelar forum konsultasi publik rancangan awal rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) tahun 2024 di Aula Rimau Bappeda setempat, Rabu, 18 Januari 2023. Lampost.co/Juwantoro


Kalianda (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) mulai mempersiapkan rencana strategis (renstra) 2024. Kegiatan untuk mengomunikasikan dan mengoordinasikan rencana pelaksanaan pembangunan upaya menjawab permasalahan-permasalahan yang masih terjadi.

Hal ini dikatakan Kepala Bappeda Lamsel Aryan Saurian, usai kegiatan forum konsultasi publik rancangan awal rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) tahun 2024 di Aula Rimau Bappeda setempat, Rabu, 18 Januari 2023.

Menurut dia, kegiatan itu untuk mempertajam rencana strategis yang menjadi prioritas pembangunan pada 2024. "Tadi kami sampaikan, tema untuk 2024 antara lain menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, kesehatan, infrastruktur dasar, pengentasan kemiskinan, reformasi birokrasi, dan dukungan terhadap Pemilu 2024. Ini rangkaian awal dan harus sama-sama disinergikan," katanya.

Baca juga: Angka Kemiskinan Lamsel Peringkat Kelima di Lampung 

Sementara itu, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Lamsel Thamrin  menyampaikan forum konsultasi RKPD merupakan momen untuk mengomunikasikan dan mengoordinasikan rencana pelaksanaan pembangunan sebagai upaya menjawab permasalahan-permasalahan yang masih dihadapi.

"Sehingga hasil dari konsultasi publik ini diharapkan dapat menjadi media pembentukan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan. Selain itu, merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam tahapan penyusunan RAPBD yakni sebagai pedoman dalam penyusunan kebijakan umum anggaran (KUA) dan prioritas dan plafon anggaran sementara (PPAS) tahun 2024," katanya.

Dia menjelaskan pada 2022, Pemkab Lamsel sudah banyak meraih prestasi. Tercatat 32 penghargaan diterima, baik dari Pemerintah Pusat melalui kementerian maupun Pemerintah Provinsi Lampung dan juga lembaga-lembaga swasta lainnya.

"Tentunya hal ini menjadi pemacu semangat bagi kami untuk mencapai yang lebih baik lagi di tahun-tahun berikutnya," ujarnya.

Dia menyampaikan berbagai keberhasilan tersebut, antara lain peningkatan pertumbuhan ekonomi pada 2021, yaitu 2,68 persen dibandingkan 2020 yang minus 1,73 persen dan diestimasikan pada 2022 mencapai angka 3,4–4 persen. Untuk 2023 diproyeksikan mencapai angka 3,7–4,4 persen.

Lalu, peningkatan PAD Rp1,8 miliar dari semula Rp295,71 miliar pada 2021 menjadi Rp297,51 miliar pada 2022. Untuk 2023 ditargetkan menjadi Rp357,7 miliar. Inflasi Lamsel juga cukup stabil, pada 2021 mencapai 2,13% dan angka itu lebih baik dari nilai inflasi Lampung yakni 2,19%. Pada 2022, inflasi meningkat menjadi 5,52% dan ini masih berada di atas tingkat inflasi nasional 5,51%.

"Untuk itu, hal ini harus menjadi perhatian serius seluruh pemangku kepentingan dalam upaya menjaga tingkat inflasi agar daya beli masyarakat meningkat. Untuk tahun ini ditargetkan inflasi Lamsel stabil di angka 3 + 1 persen," katanya.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar