#fgd#rkpd#beritalambar#pembangunan

Bappeda Lambar Gelar FGD Bedah RKPD Bersama Tim Penilai Pembangunan

( kata)
Bappeda Lambar Gelar FGD Bedah RKPD Bersama Tim Penilai Pembangunan
Foto: Lampost.co/Aripsah

LIWA (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menggelar acara focus group discussion (FGD) yang membedah rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) tahun 2019 dalam rangka penilaian penghargaan pembangunan daerah yang dilangsungkan di ruang Rapat Pesagi kantor Bupati, Rabu (20/2/2019).

Kegiatan FGD dihadiri langsung oleh tim penilai utama dan tim penilai independen Pemprov Lampung. Tim penilai independen yang hadir diantranya Asrian Hendi Cahya, Dedi Hermawan dan Bovi Kawulusan. Selain itu terdapat sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan tokoh masyarakat yang menjadi peserta FGD.

Dalam acara Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lampung Barat, Okmal memaparkan sejumlah program yang tertuang dalam rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) tahun 2019 serta program yang telah direalisasikan dan akan dikerjakan pemerintah Kabupaten Lampung Barat kedepan.

Salah satunya pemaparan tujuh program kerja pemerintah yang tertuang dalam visi-misi bupati dan wakil bupati Lampung Barat periode 2017-2022. Ketujuh program tersebut dintaranya pertama peningkatan infrastruktur mantap, dimana tahun 2019 Kabupaten Lampung Barat menargetkan 62 persen kondisi jalan mantap dan hingga 2022 mentargetkan 80 persen jalan mantap. "Kalau provinsi meminta tahun 2022 sudah 100 persen. Tetapi Lampung Barat hanya menargetkan 80 persen, mengingat kondisi infrastruktur di Lambar berbeda dengan daerah lain. Minggu ini saja ada beberapa titik longsor dan banjir yang terjadi," papar Okmal.

Selanjutnya, kata Okmal, program penataan Kota Liwa sebagai kota budaya. Dimana tahun 2019 Lampung Barat akan membangun gedung yang nantinya akan dijadikan sebagai pusat kegiatan kebudayaan. "Untuk program Semua Bisa Melanjutkan Sekolah, pemerintah daerah membagikan tiga stelan seragam gratis bagi seluruh siswa SD-SMP sederajat. Dan bagi siswa SMA sederajat di Lambar yang diterima di fakultas Kedokteran di universitas negeri akan dibiayai oleh pemerintah sampai selesai. Tahun 2018 sudah ada tiga yang di terima dan di biayai Pemkab Lambar," jelas Okmal.

Di bidang kesehatan, Kabupaten Lampung Barat melalui program Ambulance Hebat memberi pelayanan ambulance secara gratis setiap saat siap menjemput pasien dari rumah ke puskesmas dan apabila kondisi darurat bisa langsung ke rumah sakit."Hingga saat ini sudah ada 10 dari total 15 kecamatan di Lambar yang memiliki Ambulance Hebat," urai dia.

Kemudian, program menyejahterakan petani melalui berbagai terobosan mulai dari penyaluran bantuan pupuk, pembinaan secara kontinu. Disamping itu program masyarakat berdaya saing dan peningkatan pelayanan prima.

Aripsah



Berita Terkait



Komentar