#pencabulan#asusila#kriminal#beritalampura

Bapak Cabuli Anak Kandung Dihadiahi Timas Panas

( kata)
Bapak Cabuli Anak Kandung Dihadiahi Timas Panas
Pelaku cabul anak kandungnya diamankan di Polsek Sungkai Selatan, Lampung Utara, Kamis (28/5/2020). Lampost.co/Hari Supriyono

Kotabumi (Lampost.co): Polsek Sungkai Utara, Lampung Utara meringkus seorang bapak karena melakukan perbuatan cabul terhadap anak gadisnya saat bersembunyi di rumahnya, Rabu, 27 Mei 2020, sekitar pukul 21.00 WIB.

Tersangka yakni Sukamto (37), warga Kecamatan Muara Sungkai, Lampung Utara, itu tampak tak berdaya karena menderita luka tembak pada bagian betis kedua kakinya.

Kapolsek Sungkai Selatan Kompol Arjon Syahfrie mewakili Kapolres Lampung Utara AKBP Bambang Yudho Martono kepada Lampost.co, Kamis, 28 Mei 2020, mengatakan pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas pada kedua kakinya karena berusaha abur saakt akan ditangkap.

"Karena tidak mengindahkan tembakan peringatan petugas dan berusaha kabur, maka kami melumpuhkan dengan timah panas pada bagian kakinya," ujarnya.

Kapolsek juga menjelaskan tersangka ditangkap usai melakukan aksi pencabulan terhadap anak kandungnya yang masih dibawah umur berinisial IH (16), yang dilakukan pada saat korban sedang tidur didalam kamar pada 26 Mei 2020 sekitar pukul 02.00 WIB.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengakui melakukan perbuatan pencabulan terhadap anak kandungnya dilakukan karena kerap menonton filem porno. Dengan pengakuan mengauli anak gadisnya sejak tahun 2019, dan terakhir kalinya beberapa hari lalu yang dilakukan dalam kamarnya.

Sementara itu, menurut keterangan saksi (anak korban), perbuatan bejat bapak kandungnya dilakukan sejak 2017. Setiap usai mencabuli, pelaku mengancam akan membunuh korban apabila menceritakan kepada orang lain.

"Aksi bejat pelaku sempat terhenti, dikerenakan korban tahun 2019 bekerja di Bandar Lampung dan baru pulang sebelum hari raya Idulfitri. Baru pulang beberapa hari, lalu korban dicabuli lagi sebanyak dua kali hingga akhirnya kasus ini dapat terungkap," terangnya.

Dalam rumah tangga, diketahui pelaku telah bercerai dengan istri pertama dan saat ini hidup dengan istri mudanya serta tidak memiliki pekerjaan tetap. Korban sendiri adalah anak tungal dari istri pertama.

"Kasus ini dapat terungkap setelah korban melapor ke pamong desa karena sudah tidak tahan atas perlakukan bapak kandungnya yang telah mencabuli dan korban sendiri takut hamil," kata dia.

Atas perbuatannya tersebut, kata Kapolsek, pelaku dijerat dengan Pasal 81 Ayat (1) dan atau Pasal 82 Ayat (2) UU Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan UU nomor 32 Tahun 2002 tentang Perlidungan Anak. Sedangkan untuk barang bukti sendiri yang diamankan yakni berupa satu unit ponsel Samsung Galaxy J2 warna silver, 1 helai baju warna hitam, 1 helai celana dalam warna hitam serta sebuah bra warna cokelat yang dikenakan korban.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar