#viruscorona#wabahcorona#beritalamteng#bantuansosial

Bansos untuk Warga Terdampak Covid-19 di Lamteng Mulai Disalurkan

( kata)
Bansos untuk Warga Terdampak Covid-19 di Lamteng Mulai Disalurkan
Bupati Lamteng yang juga Ketua Gugus Tugas Covid-19 Lamteng Loekman Djoyosoemarto menyerahkan bantuan sembako secara simbolis. Foto: Dok

Gunung Sugih (Lampost.co): Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Lampung Tengah menyalurkan 1.750 paket sembako untuk keluarga terdampak Covid-19 di enam kecamatan, Kamis, 9 April 2020, sore. Bantuan berupa 5 kg beras dan 15 butir telur tersebut akan didistribusikan melalui pemerintah kecamatan.

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Loekman Djoyosoemarto mengatakan serangan virus korona membuat banyak warga Lamteng tidak bisa berusaha secara maksimal, sehingga penghasilan keluarga berkurang. Hal ini menurut Loekman, harus diatasi secepatnya agar tidak menimbulkan persoalan.

Setidaknya ada 9.825 keluarga terdampak serangan virus korona. Jumlah ini masih mungkin bertambah, mengingat serangan virus Covid-19 belum berhenti. Rencananya, 9.825 keluarga terdampak yang tersebar di seluruh wilayah Lamteng itu akan mendapat bantuan mulai April-Mei 2020.

Untuk tahap pertama, Kamis, 9 April 2020, bantuan disalurkan untuk Kecamatan Gunungsugih, Kota Gajah, Punggur, Seputihbanyak, Seputihraman, dan Way Seputih. Penyaluran bantuan selanjutnya dijadwalkan Jumat dan Sabtu (10-11 April 2020).

Menurut Loekman, keluarga terdampak serangan virus korona yang dibantu adalah mereka yang tidak termasuk sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH. Tak hanya warga Lamteng yang baru pulang dari perantauan, seluruh keluarga terdampak korona diluar KPM PKH mendapat bantuan yang sama.

"Selain bantuan yang disalurkan Gugus Tugas, ada juga bantuan berupa seragam sekolah dari Dinas Perindustrian," kata Loekman.

Berkaitan dengan perusahaan-perusahaan yang ada di Lamteng, Loekman mengaku hingga kini tak mendapat laporan PHK. Sebaliknya Loekman berharap perusahaan-perusahaan membantu Gugus Tugas Covid-19 Lampung Tengah mengatasi berbagai persoalan yang muncul.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar