#bansos#pkh

Bansos PKH Tahap 3 di Lampung Cair

( kata)
Bansos PKH Tahap 3 di Lampung Cair
Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Aswarodi bersama jajaran Bulog dan PKH Lampung saat melakukan launching Bantuan Beras PPKM. Lampost.co/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 3 kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di 34 Provinsi se-Indonesia.telah dilakukan secara bertahap sejak awal Juli 2021.

Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dari Kementerian Sosial RI (Kemensos) RI untuk pencairan sebanyak 309.512 KPM di Lampung juga sudah diterbitkan. Pencairan akan dilakukan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) PKH pada layanan perbankan terdekat, seperti unit, ATM, atau agan bank terdekat.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Lampung, Aswarodi mengatakan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan dinsos di kabupaten/kota, petugas PKH, serta Bank Mandiri, BRI dan BNI dalam rangka memastikan pencairan bansos. Ia meminta, petugas dari PKH segera melakukan sosialisasi dan edukasi kepada KPM yang namanya telah ditetapkan dalam SP2D termin 1, 2 dan 3 tersebut untuk mencairkan bantuannya. 

"KPM harus memanfaatkan dengan baik sesuai dengan ketentuan," katanya, Rabu, 28 Juli 2021.

Baca: BST Cair lewat Kantor Pos, Bansos Sembako via Bank Himbara

 

Ia juga meminta kepada 1.791 petugas PKH yang tersebar di seluruh pelosok Lampung agar bisa memberi pelayanan dengan baik. Petugas, tidak diperkenankan melakukan manipulasi data, menguasai KKS, mengurangi nominal bantuan PKH dengan alasan apapun. 

"Saya mengapresiasi dan mendorong upaya inovasi dalam proses pendampingan KPM PKH. Seperti graduasi dan pembinaan anak PKH berprestasi melalui Gerakan Ayo Kuliah (GAK) agar terjadi akselerasi kemandirian KPM," kata Aswarodi.

Sementara itu Koordinator Wilayah (Korwi) PKH Provinsi Lampung II, Slamet Riyadi menyampaikan, pihaknya sedang menunggu data termin berikutnya dari Kemensos RI. Jika mengacu SP2D tahap 2 tahun 2021, penerima PKH Lampung berjumlah 472.375 KPM. Maka sekitar 162.863 KPM yang datanya belum turun atau sedang berproses. 

"Kami minta KPM PKH dapat bersabar, Dinas Sosial sedang memperbaiki data tersebut melaui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Jika sudah turun maka segera akan kami informasikan berjenjang," katanya.

Ia bersama SDM PKH Lampung berkomitmen memberikan layanan prima dan mendorong inovasi dalam pendampingan KPM PKH di Lampung. Lampung menjadi Provinsi dengan angka graduasi tertinggi ke-empat Nasional setelah Jateng, Jatim dan Jabar. Menjadi yang tertinggi di luar pulau Jawa dengan jumlah capaian KPM graduasi sebanyak 48.558 KPM sesuai rilis Kemensos RI pada 30 November 2020.

Adapun inovasi lainnya, pembinaan anak PKH berprestasi masuk kuliah melalui Gerakan Ayo Kuliah (GAK) merupakan inovasi pembinaan yang juga telah diapresiasi Menteri Sosial RI. Sebanyak 532 anak PKH yang telah berhasil kuliah sejak 2017 – 2021. Pada tahun 2021 ini, terdata 197 anak dinyatakan lulus PTN/PTKIN. Inovasi ini merupakan upaya peningkatan kualitas SDM keluarga KPM PKH melalui pendidikan khususnya anak PKH.

"Diharapkan setelah lulus kuliah dapat berkompetisi dan mendapatkan pekerjaan yang baik. Akhirnya memutus mata rantai kemiskinan antar generasi," kata Slamet.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar