#banksampah#beritalampung

Bank Sampah Alternatif Kurangi Beban TPA

( kata)
Bank Sampah Alternatif Kurangi Beban TPA
Bank Sampah Alternatif Kurangi Beban TPA. (fofo:lampost/setiaji)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) --Direktur Walhi Lampung Hendrawan mengatakan masyarakat harus mulai menyadari bahwa sampah menjadi hal yang membahayakan jika dibuang sembarangan. 
Maka solusi alternatif yang bisa dilakukan masyarakat yakni membentuk bank sampah. 


Keberhasilan bank sampah akan dicapai jika masyarakat dan pemerintah bersinergi untuk mewujudkan kebersihan.
Meski demikian,  masyarakat bisa menggerakkan program ini tanpa bantuan pemerintah namun agak sulit. 
Perusahan swasta juga berperan memberikan fasilitas melalui CSR untuk mendukung aktivitas bank sampah. 

"Tapi masyarakat harus menjalankan terlebih dahulu,  baru swasta mau membantu,"kata dia dalam kegiatan edukasi oleh Forum Puspa melalui Jaringan Perempuan Padmarini (JPP) di kantor kelurahan Enggal,  Jumat (19/10/2018).

"Bank sampah alternatif pengelolaan sampah,  karena beban tempat pembuangan sampah di Bandar Lampung sudah over capacity,"imbuhnya 

Jika masyarakat sudah memahami mekanisme bank sampah maka kedepan dapat membantu pengurangan sampah dan bisa dikelola. 

"Sehingga sampah yang dihasilkan memiliki nilai ekonomis,  dan bank sampah adalah alternatif saja, masih banyak pilihan untuk mengurangi sampah.  Tapi setidaknya bank sampah punya nilai edukasi dan ekonomi,"paparnya.

Nantinya sampah yang dimiliki oleh masyarakat akan dikumpulkan oleh bank sampah.  Kemudian  berdasarkan kesepakatan,  sampah akan dikonversikam menkadi uang. 

"Sampah harus dipisahkan dulu, seperti kertas, botol,  plastik dan lainnya .  Manajemennya tergantung kesepakatan bersama apakah akan digunakan untuk tabungan pendidikan atau tabungan lebaran,"imbuhnya. 

Setiaji Bintang Pamungkas








Berita Terkait



Komentar