#BankLampung#BRI#BankIndonesia#Satelit#BRISat

Bank Lampung Seriusi Alokasi Slot Satelit BRI

( kata)
Bank Lampung Seriusi Alokasi Slot Satelit BRI
Direktur utama Bank Lampung, Eria Desomsoni. (Dok. banklampung.co.id/Lampost)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Bank Lampung menseriusi pemberian satu slot satelit milik BRISat yang direncanakan Bank BRI. Sebab, hal itu dipercaya akan memberikan perkembangan signifikan bagi Bank Lampung khususnya dalam meluaskan dan melancarkan cakupan layanan.

Direktur Utama Bank Lampung, Eria Desomsoni menjelaskan rencana pemberian jatah sau slot pada BRISat kepada Bank Lampung masih terus diseriusi. Namun, pembahasan dan prosesnya tersebut memerlukan waktu yang cukup panjang. Sebab, harus mencocokkan dua sistem yang digunakan antar dua perbankan.

"Satelit itu adalah masalah kesatuan unit kerja dan belum sampai mengarah kesana, karena prosesnya itu panjang baik sistem dan lain-lainnya mungkin akan dirubah semuanya. Tapi, pada dasarnya BRI siap semuanya," kata Eria kepada Lampung Post, Jumat (21/9/2018).

Kendati demikian, lanjutnya, dirinya pun belum mengetahui pola dan sisten yang akan diterapkan. Namun, prinsipnya jelas akan memiliki hitungan antar kemajuan bisnisnya. Sebab, seluruh sistem yang ada baik Bank BRI dan Bank Lampung harus dikawinkan terlebih dahulu. 

"Sistemnya belum tau, apakah menggunakan unit kerja BRI, karena unit kerja Bank Lampung juga kan terbatas. Misalnya ATM atau unit kerja mereka bisa kam digunakan. Nah, untuk itu kami harus menyesuaikan sistem kerjanya dulu, cocoknya dimana," ujarnya.

Dengan masuknya Bank Lampung kedalam sistem BRISat, lanjutnya, diyakini akan memberikan pengaruh besar dalam cakupan layanan yang semakin meluas dan lancar hingga ke pelosok. "Itu nantinya bisa digunakan pula untuk Badan Usaha Milik Desa juga, karena kami pun sudah mulai merambah ke pembiayaan di desa," urainya.

Menurutnya, saat ini pembiayaan didesa itu bergerak dalam bidang pertanian dan holtikultura dan direncanakan akan masuk ke pulau pasaran. "BRI adalah mitra strategis kami sampai ke kegiatan operasional dan kapasitas building, seperti pendidikan," tuturnya.

 

 

 

Effran Kurniawan



Berita Terkait



Komentar