#ekonomibisnis#umkm#pasarglobal

Bank Indonesia Dorong UMKM Terjun ke Pasar Global

( kata)
Bank Indonesia Dorong UMKM Terjun ke Pasar Global
Ilustrasi.Dok. Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Lampung memiliki fungsi merumuskan dan mengimplementasikan kebijakan ekonomi daerah, kebijakan, dan pengawasan sistem pembayaran, serta efektivitas pengelolaan uang rupiah (PUR). Hal itu guna mendukung pembangunan ekonomi daerah maupun nasional jangka panjang yang inklusif dan berkesinambungan.

"Dalam rangka mendukung terwujudnya Indonesia sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia, perlu tiga pilar strategi utama, yaitu penguatan ekonomi syariah, penguatan sektor keuangan syariah untuk pembiayaan, serta penguatan riset, assessment, dan edukasi," kata Kepala Kantor Perwakilan BI Lampung, Budiharto Setyawan, Minggu, 20 September 2020.

Bentuk realisasi pilar ketiga, yaitu penguatan riset, assessment, dan edukasi diimplementasikan melaui pengembangan keilmuan dan kampanye ekonomi syariah. Satuan kerja di Bank Indonesia yaitu Departemen Ekonomi Syariah, menyelenggarakan kegiatan rutin tahunan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) sebagai outlet ekonomi dan keuangan syariah di level internasional-nasional dan kegiatan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) di level regional-daerah. 

Sehubungan dengan pandemi Covid-19 yang terjadi sejak awal 2020, maka kegiatan penyelenggaraan kedua kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual. Tema umum FESyar 2020 adalah mendorong ekonomi syariah sebagai salah satu sumber pertumbuhan baru ekonomi regional. 

Neraca perdagangan Indonesia pada triwulan II 2020 mencatat surplus 9,2 miliar dolar AS, setelah mengalami defisit 8,5 miliar dolar AS pada triwulan sebelumnya. Membaiknya kinerja NPI tersebut didukung menurunnya defisit transaksi berjalan serta besarnya surplus transaksi modal dan finansial. 

"Secara umum, ketahanan eksternal juga turut didukung cadangan devisa yang terjaga. Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Agustus 2020 mencapai 137,04 miliar dolar AS, meningkat dibandingkan dengan posisi akhir Juli 2020 yang 135,08 miliar dolar AS," ujarnya.

Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 9,0 bulan impor atau 8,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. Peningkatan cadangan devisa pada Juli 2020 antara lain dipengaruhi penerbitan global bond dan penarikan pinjaman pemerintah. 

Merespons kondisi tersebut, arah kebijakan BI adalah memperkuat sinergi bauran kebijakan dengan kebijakan fiskal dan reformasi struktural pemerintah untuk mengelola current account deficit (CAD) dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. "Salah satu implementasi kebijakan tersebut adalah dengan mendorong UMKM untuk berkontribusi pada peningkatan ekspor barang dan jasa," katanya.
 
Peningkatan usaha atau perusahaan yang signifikan dalam 10 tahun terakhir juga menunjukkan adanya penyerapan tenaga kerja yang cukup besar, yaitu 76,28% dari total jumlah tenaga kerja pada 2016 secara nasional

Untuk data jumlah usaha mikro dan kecil (UMK) di Lampung mencapai lebih dari 770 ribu usaha atau 99,17 persen dari total usaha nonpertanian. Usaha ini juga mampu menyerap tenaga kerja lebih dari 1,67 juta orang atau sekitar 87,81 persen dari total tenaga kerja nonpertanian.  

"Meskipun mempunyai beberapa keunggulan, UMK juga memiliki banyak keterbatasan sehingga belum mampu berkembang. Keterbatasan-keterbatasan tersebut, di antaranya di bidang permodalan, kapasitas sumber daya manusia (SDM) yang masih rendah, pengelolaan usaha yang masih sederhana, dan penggunaan teknologi yang terbatas, serta manajemen pemasaran dan akses pasar yang masih terbatas, di antaranya untuk pasar ekspor," ujarnya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar