#Banjir#ular#biawak#Permukiman

Banjir Sebabkan Ular dan Biawak Masuki Permukiman Warga

( kata)
Banjir Sebabkan Ular dan Biawak Masuki Permukiman Warga
Ular jenis sanca yang telah di evakuasi oleh petugas BPBD Kota Bandar Lampung dari pemukiman rumah warga yang kerap terjadi selama musim penghujan ini, selasa (14/1/2020). Lampost.co/Deta Citrawann

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda berbagai wilayah di Kota Bandar Lampung bukan hanya menyebabkan banjir melainkan munculnya berbagai jenis hewan liar seperti biawak dan ular.

BPBD Bandar Lampung Syamsul Rahman melalui Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Sutarno mengatakan di awal tahun ini BPBD Bandar Lampung telah melakukan evakuasi hewan liar yang masuk ke dalam permukiman warga.

 “Sampai hari ini sudah 3 lokasi kita lakukan evakuasi ular yang masuk ke dalam rumah warga, di tanggal 10 di jalan pulau singkep kelurahan sukabumi, tanggal 13 Januari di jalan pulau Sebesi , Kelurahan Sukarame Baru dan hari ini di Jalan Hasanudin, Kelurahan Kupang Teba, ada juga evakuasi biawak tanggal 12 Januari di Jalan Abdi Negara, Kelurahan Gulak Galik,” ungkapnya.

Masuknya hewan liar ke pemukiman warga itu diakibatkan peralihan musim dari kemarau ke musim penghujan. Ditambah lagi dengan adanya banjir maka bukan tidak mungkin hewan melatan tersebut ikut terbawa arus banjir.

“Faktornya selama musim kemarau mereka (ular,biawak) kesulitan sumber air dan sumber makanan, begitu hujan kemarin mungkin hewan itu kebawa arus dan akhirnya masuk rumah warga, rata-rata ular yang sudah kita evakuasi itu kobra dan sanca,” pungkasnya.

BPBD Kota Bandar Lampung mengimbau terutama di musim penghujan ini, agar warga lebih menjaga kebersihan sehingga saluran air tidak tersumbat yang dapat berakibat banjir. Selain itu juga jika didapati adanya hewan liar masuk pemukiman dapat menghubungi BPBD dan akan di lakukan evakuasi oleh petugas setempat. 

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar