#bencanaalam#banjirrob#beritalamsel

Banjir Rob Kembali Rendam Pemukiman Warga Dusun Kualajaya

( kata)
Banjir Rob Kembali Rendam Pemukiman Warga Dusun Kualajaya
Kondisi Banjir rob di Dusun Kualajaya, Desa Bandaragung, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan. Foto: Istimewa


Kalianda (Lampost.co): Banjir rob atau air laut naik kembali merendam pemukiman warga wilayah Dusun Kualajaya, Desa Bandaragung, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, Senin, 16 November 2020. Setidaknya ada puluhan rumah yang terendam akibat luapan banjir rob.

Ketua RT 01 Dusun Kualajaya, Rizal Jupri, mengatakan banjir rob kembali terjadi merendam pemukiman warga setempat sejak tiga hari terakhir. Dimana, banjir rob masuk ke pemukiman sejak pukul 08.00 WIB dan surut sekitar pukul 10.00 WIB. 

"Iya, pemukiman disini direndam banjir rob lagi. Baru tiga hari terakhir ini merendam pemukiman warga Dusun Kualajaya. Banjir rob kali ini terjadi di pagi hari dan mulai surut menjelang siang hari," kata dia. 

Dia mengatakan banjir rob yang terparah terjadi di RT 03, RT 07 dan RT 05 dengan ketinggian sekitar 80 centi meter. Sedangkan, banjir rob di RT 01, RT 02, dan RT 04 ketinggian air berkisar 30-40 sentimeter.

"Secara pastinya kurang paham ada berapa rumah yang terendam banjir. Tapi, terparah di RT 03, RT 07 dan RT 05. Apalagi pemukiman tepat di bibir pantai bisa mencapai satu meter," kata dia. 

Menurut Rizal, Dusun Kualajaya merupakan daerah yang merupakan langganan banjir rob setiap tahunnya. Bahkan, warga setempat sudah tidak khawatir karena sudah bertahun-tahun menetap dan bermukim didaerah tersebut. 

"Memang sudah langganan. Tapi, tahun ini banjir rob paling terparah. Biasanya hanya setahun sekali dan tahun ini sudah 4-5 kali terjadi banjir rob. Kondisi angin kencang dan ditambah debit air sungai Way Sekampung mulai tinggi," kata dia. 

Rizal mengatakan dirinya menilai penyebab banjir rob juga dipicu karena hilir aliran sungai Way Sekampung mengalami pendangkalan. Sehingga, air Way Sekampung sulit mengalir ke laut lepas. "Memang sepertinya hilir sungai Way Sekampung sudah mulai pendangkalan. Kami khawatir lagi kalau dihulu hujan deras, banjir ini bisa parah dan meluas," kata dia.

Sementara itu, Kepala Dusun Kualajaya Syarifudin membenarkan banjir rob kembali merendam pemukiman warga setempat sejak tiga hari terakhir. Dia mengatakan ada puluhan rumah yang terendam akibat banjir rob. 

"Enggak ada kalau rumah sampai ratusan yang terendam. Paling sekitar 30-40 rumah yang benar-benar terendam dimasuki banjir rob. Selebihnya, hanya sebatas menggenangi halaman rumah warga dan jalanan," kata dia. 

Dia mengatakan banjir rob yang kesekian kalinya ini terjadi mulai pagi hingga siang hari. Sedangkan, sebelumnya banjir rob terjadi dimulai sore hingga malam. "Sudah sering banjir rob disini. Ketinggian air paling tinggi sekitar 80 cm. Ya seperti biasanya," kata dia.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar