#banjir

Banjir Rob di Lamsel Hambat Lalu Lintas Warga

( kata)
Banjir Rob di Lamsel Hambat Lalu Lintas Warga
Banjir rob di Dusun Kualajaya, Desa Bandaragung, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan. Lampost.co/Arman


Kalianda (Lampost.co) -- Banjir rob di Dusun Kualajaya, Desa Bandaragung, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, masih menggenang. Hal itu menjadi hambatan bagi warga untuk berlalu lintas dan aktivitas lainnya.

Berdasarkan pantauan Lampost.co, genangan banjir menggenangi badan jalan Bunut Utara - Kualajaya sepanjang 100 - 150 meter dengan ketinggian mencapai 30-40 centimeter.

Warga sekitar, Depli, mengatakan ruas jalan utama Dusun Kualajaya nyaris tidak dapat dilalui kendaraan, baik motor maupun mobil dengan adanya banjir rob.

"Apalagi jalan ini sudah hampir 10 tahun tidak pernah diperbaiki. Sehingga saat ada banjir, jalan digenangi air bisa sampai 30-40 centimeter pada bagian jalan yang berlubang," kata Depli, Rabu, 24 November 2021.

Baca juga: Warga Lamsel Diminta Waspada Banjir Rob

Kepala Dusun Kualajaya, Syarifudin, mengatakan jalan Dusun Bunut Utara - Kualajaya memiliki panjang sekitar 6,5 kilometer melintasi empat dusun, yakni Dusun Bunut Utara, Umbulbesar, Sumberjaya, dan Kualajaya.

"Kondisinya kini rusak parah dan tidak layak dilintasi kendaraan. Kondisi ini hampir 10 tahun tidak diperbaiki. Apalagi ruas di Dusun Kualajaya kondisinya sangat parah dan sering digenangi banjir rob," kata dia.

Dia mengaku masyarakat setempat kesulitan untuk beraktivitas ketika dilanda banjir. Masyarakat setempat lebih memilih melintasi jalur sungai Way Sekampung dengan perahu.

"Warga lebih memilih pakai perahu, meski mengeluarkan biaya lebih. Masyarakat lebih nyaman jalur sungai Way Sekampung untuk bepergian. Anak sekolah juga pakai perahu supaya tidak basah-basahan kalau lewat darat yang digenangi banjir," kata dia.

Masyarakat berharap Pemkab Lamsel dapat merespon dan memperbaiki jalan tersebut. "Setiap tahun kami usulkan, tetapi hingga kini belum ada realisasi. Jalan itu akses satu satunya yang mudah dijangkau. Kalau jalur sungai, kami harus memutar dulu melintasi Lampung Timur," kata dia.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar