#beritalampung#beritapringsewu#banjir

Banjir di Pekon Sidoharjo Surut, Warga Diimbau Tetap Waspada

( kata)
Banjir di Pekon Sidoharjo Surut, Warga Diimbau Tetap Waspada
Pj Bupati Pringsewu Adi Erlansyah dan jajarannya meninjau lokasi yang terendam banjir di Pekon Sidoharjo, Jumat, 28 Oktober 2022. Lampost.co/Widodo


Pringsewu (Lampost.co): Banjir akibat luapan Way Bulok (Kali Bulok) Sidoharjo yang merendam sekitar 80 rumah, Kamis, 27 Oktober 202, sudah surut. Sekitar Jumat, 28 Oktober 2022, subuh, debit air Kali Bulok mulai surut dan air yang menggenangi rumah warga juga ikut surut.

Kepala BPBD Pringsewu Edi Sumber Pamungkas mengatakan BPBD setempat saat air masuk ke permukiman warga langsung melakukan siaga dengan mendirikan dapur umum untuk melayani warga yang tidak bisa memasak.

"Apalagi air sempat merendam sekitar 50 cm masuk rumah sehingga banyak juga warga yang tidak sempat memasak. Bahkan sebagian warga juga mengungsi ke tetangga dan saudaranya," kata dia.

Baca juga:  Bantuan Sembako Mulai Mengalir untuk Korban Banjir di Sidomulyo

Edi banjir akibat luapan Kali Bulok tidak memiliki terjangan seperti banjir bandang. Sebab air yang masuk ke permukiman adalah luapan air sungai yang tidak tertampung sehingga sifatnya menggenangi saja.

"Sekarang warga bersama BPBD, bahu membahu melakukan pembersihan pasca-banjir.

Edi mengingatkan agar masyarakat tetap waspada. "Sebab jika kembali hujan turun di bagian atas air bisa saja banjir lagi. Kami tetap siagakan pasukan di Sidoharjo untuk berjaga-jaga," kata Edi.

Sementara itu, Pj. Bupati Pringsewu Adi Erlansyah dan jajarannya melakukan peninjauan ke lokasi banjir di Pekon Sidoharjo. 

Warga Sidoharjo Supriyanto menyatakan banjir memang sudah surut sejak pagi. "Warga yang sempat mengungsi sudah kembali ke rumahnya masing-masing untuk membersihkan lumpur yang terbawa air," katanya.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar