Banjirlongsorpesisirbarat

Banjir dan Longsor Landa Sejumlah Titik di Pesisir Barat

( kata)
Banjir dan Longsor Landa Sejumlah Titik di Pesisir Barat
Foto. Lampost.co/Yon Fisoma

KRUI (Lampost.co) -- Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Barat Syaifullah mengatakan banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Pesisir Barat. Diantaranya yakni, Way Laay dan Way Mayah di Kecamatan Karya Penggawa, Way Krui dan Pekon Bumi waras di Kecamatan Way Krui, Pekon Mandirisejati di Kecamatan Krui Selatan, dan Way Tenumbang Pekon Sukarame di Kecamatan Pesisir Selatan.

Ketinggian banjir rata-rata mencapai satu meter. Sementara jalan longsor terjadi di jalur Liwa-Krui kawasan TNBBS yang notabene masuk wilayah Lampung Barat, dan di Jalinpanbar Pekon Waysindi Tembakak Kecamatan Karya Penggawa.

Syaifullah menjelaskan kondisi lalu lintas kendaraan saat ini lancar, meskipun kendaraan yang lewat lokasi longsor harus berhati-hati. Sejumlah petugas BPBD telah disebar ke semua titik lokasi bencana.

"Kondisi banjir sekarang sudah surut. Tidak ada korban jiwa. Longsor di jalan Liwa Krui telah ada alat berat. Longsor di Waysindi hanya sebagian badan jalan, masih bisa dilalui kendaraan, lalu lintas relatif lancar," kata dia, Sabtu, 25 Januari 2020.

Ia memperkirakan sekitar 100 rumah terendam banjir, kerugian material hewan ternak yang hanyut belum ada laporan yang masuk ke pihak BPBD.

"Peralatan yang dibutuhkan seperti pakaian sudah kami ajukan ke Provinsi mudah-mudahan segera terwujud. Warga diimbau agar waspada karena cuaca ekstrem diperkirakan sampai 29 Januari mendatang," tambahnya.

Pantauan lampost.co, banjir yang melanda pekon Mandiri sejati kecamatan Krui Selatan bukan hanya merendam puluhan rumah di permukiman warga. Air juga merendam ratusan hektar sawah. Hingga pukul 12.00 wib, warga yang rumahnya masih terendam air masih sibuk membersihkan perabot rumah mereka dan lumpur di sekeliling rumah.

Winarko



Berita Terkait



Komentar