#pembangunan#beritalambar#spbu

Bangun SPBU Tak Perhatikan K3, Satpol PP Lambar Tegur PT Jaga Sakti

( kata)
Bangun SPBU Tak Perhatikan K3, Satpol PP Lambar Tegur PT Jaga Sakti
Satpol PP Lambar menegur perusahaan yang membangun tanpa memasang standar keamanan dan keselamatan. Dok/Satpol PP

Liwa (Lampost.co): Sejumlah anggota Satpol PP Lampung Barat yang dipimpin oleh Kabid Penegakan Perda Satpol PP Lambar, Sukardi melakukan pengecekan pembangunan SPBU yang berlokasi di Kelurahan Pasar Liwa, Kecamatan Balikbukit, Rabu, 5 Februari 2020.

Menurut Sukardi, pihaknya melihat pelaksanaan pembangunan lokasi SPBU tersebut belum memenuhi standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

"Kami memberikan teguran. Karena tidak adanya rambu-rambu dan pagar pengaman di lokasi pembangunan," kata dia.

Dia mengatakan di lokasi terdapat beberapa galian yang cukup dalam sehingga dinilai membahayakan bagi orang lain yang tidak mengetahuinya terutama saat malam hari dimana lokasi ini berada dipinggir jalan.

"Material yang cukup banyak juga akan mudah terbawa air menuju ke jalan, sehingga ketika hujan akan membahayakan lalu lintas Apalagi lokasi itu berada di pertigaan dengan kondisi jalan menurun dan menikung," kata dia.

Sukardi mengatakan pihaknya meminta agar pembangunan SPBU milik PT Jaga Sakti atas nama Lunto melalui penanggungjawab pekerjaan proyek Agus Setiawan, untuk melaksanakan standar keselamatan dan keamanan di lokasi pembangunan.

"Kami berikan waktu dalam tiga hari ini. Yaitu dengan cara memasang rambu-rambu pengaman dan pagar disekeliling lokasi pembangunan. Material juga kami minta dirapikan agar tidak terbawa air ketika hujan," ujarnya.

Sukardi menambahkan setelah teguran disampaikan, maka pihaknya akan terus memantau pelaksanaan pekerjaan pembangunan SPBU itu.

Sementara itu, Agus Setiawan mengatakan jika pihaknya siap dan sanggup untuk melaksanakan standar keamanan dan keselamatan bagi orang lain atas pelaksanaan pembangunan itu.

"Ya, kami siap melaksanakan apa yang sudah disampaikan oleh petugas Satpol PP," kata Agus.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar