#seniman#senirupa#pameran

Bangkitkan Kreativitas Seni Rupa Melalui Pameran di Tengah Pandemi

( kata)
Bangkitkan Kreativitas Seni Rupa Melalui Pameran di Tengah Pandemi
Lampost.co/Apriesti

Bandar Lampung (Lampost.co): Masa pandemi Covid-19 membuat pekerja seni rupa memutar otak untuk menggelar acara pameran seni rupa. Di Waroenk Kubu Selem yang terdiri dari 19 karya seni rupa yang dikelola secara mandiri.

Kelompok pelukis seni rupa pelukis anak Indonesia yang berbakat terdiri dari Gotha Antasari, I Gusti Ketut Ali, I Wayan Ariska Yoga, menggelar pameran seni rupa bertajuk "Sai Tua Tilu" di Waroenk Kubu Selem Kota Bandar Lampung.

Pembukaan pameran berlangsung pada Rabu, 12 Agustus 2020 pukul 10.00 WIB, dan pameran berlangsung pada 12 – 26 Agustus  pukul 10.00 – 20.00 WIB.

Pameran yang turut dihadiri oleh perwakilan dinas pariwisata dan ekonomi kreatif Lampung dan owner Kubu Selem.

Seni rupa adalah seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan. Kesan ini diciptakan dengan mengolah konsep titik, garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur, dan pencahayaan dengan acuan estetika.

Pameran Seni Rupa merupakan salah satu bentuk apresiasi yang bagus untuk bersosialisasi dalam hal seni khususnya seni rupa.

Menurut salah satu pelukis Gotha Anthasena, ia mengungkapkan dalam menggelar acara pameran seni rupa ini untuk membangun semangat dan kreatifitas di masa Pandemi seperti sekarang ini.

"Tujuan kami menggelar acara pameran ini untuk membangun kreatifitas anak-anak seni rupa agar seni rupa terus eksis dan banyak dikenal oleh berbagai kalangan, sayang sekali apabila memiliki bakat tidak di tunjukkan," katanya kepada Lampost.co, Rabu, 12 Agustus 2020.

Tak hanya itu saja, I Wayan Ariska Yoga juga turut memberikan penjelasan di balik tujuan menggelar pameran seni rupa tersebut. 

"Tujuannya untuk membangkitkan kembali yang sempat terbatas, karena kita selama Pandemi ini merasa terbatas. Kita tunjukkan bahwa seni rupa tidak akan mati meskipun sedang berada di situasi Pandemi covid-19. Selain sebagai sarana kreativitas, juga sebagai ajang eksistensi sebagai seorang seniman," katanya.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar