#beritalampung#beritabandarlampung#hukum

Banding Adminitrasi Tak Direspon Alasan Tenaga Kebersihan yang Dipecat Gugat ke PTUN

( kata)
Banding Adminitrasi Tak Direspon Alasan Tenaga Kebersihan yang Dipecat Gugat ke PTUN
Ahmad Handoko saat berada di PN Tanjungkarang. Lampost.co/Asrul Septian


Bandar Lampung (Lampost.co): Sejumlah pegawai kontrak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung bakal mendaftarkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) atas pemecatan mereka oleh Pemkot Bandar Lampung.

"Jadi dari 10 orang yang dipecat, yang teken kuasa enam orang. Senin depan baru kami daftarkan gugatan di PTUN, secara umum meminta agar dikembalikan ke pekerjaannya kembali nanti petitum kami," kata kuasa hukum tenaga kontrak yang dipecat, Ahmad Handoko di PN Kelas IA Tanjungkarng, pada oktober 2022.

Lanjut Handoko, alasan melakukan gugatan PTUN, karena para tenaga kontrak telah mengajukan banding adminstrasi atas pemecatan tersebut ke Pemkot Bandar Lampung, sekitar satu minggu yang lalu. Namun, belum ada respon, pemberitahuan dan tanggapan soal permintaan banding adminstrasi tersebut.

Baca juga berita terkait: Pemkot Bandar Lampung Mempersilakan Tenaga Kebersihan Lapor ke PTUN Terkait Pemecatan

"Karena tak digubris kami anggap diabaikan, makanya kami sepakat ajukan ke PTUN. Senin kami masukan, karena surat pemecatan ditandatangani oleh pejabat, yakni Sekda," paparnya.

Lanjut Handoko para pegawai semestinya tidak lansung dipecat, seharusnya ada tahapan-tahapan seperti pemberian sanksi atau pemanggilan dan juga surat peringatan, tidak langsung pemecatan.

Handoko mengungkapkan dari enam orang yang bakal mengajukan gugatan, mereka telah bekerja sebagai tenaga kebersihan cukup lama, dari mulai lima tahun sampai 18 tahun. 

“Saat ini mereka kehilangan pekerjaan, padahal merupakan tulang punggung penghidupan keluarga,” katanya.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar