#Covid-19lampung

Bandel, Cafe Marley's Ditutup Satgas Covid-19

( kata)
Bandel, Cafe Marley's Ditutup Satgas Covid-19
Tim patroli satgas covid-19 kota bandar lampung saat mengawasi kegiatan usaha dan hiburan malam untuk tetap mematuhi standar protokol kesehatan, Selasa 20 April 2021. Dok Satgas Covid-19


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Satuan tugas (Satgas) penanganan Covid-19 Kota Bandar Lampung menutup Cafe Marley's yang berada di Pahoman, karena kembali melanggar aturan standar protokol kesehatan.

Kepala Badan (Kaban) Pol-PP Kota Bandar Lampung Suhardi Syamsi mengatakan pada Selasa, 20 April 2021, tim melaksanakan kegiatan patroli, mengawasi tempat usaha dan hiburan yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

"Semalam tim yustisi berjumlah 31 orang bergerak menuju Chandra karang, kami memberikan peringatan kepada pihak pengelola untuk tetap memastikan prokes tetap berjalan baik siang dan malam," ujarnya, Rabu 21 April 2021.  

Kemudian tim bergerak menuju Pahoman, menyambangi Cafe Marley's dan melihat kerumunan pengunjung yang melebihi kapasitas tempat hiburan.

"Pengelola kami tegur dan tim sepakat rapat secara cepat, untuk menutup dengan melihat bahwa cafe Marley's sudah dua kali mendapatkan surat teguran, bahkan sudah membuat surat pernyataan sebelumnya menyanggupi prokes tapi semua diabaikan, sehingga kami lakukan penutupan tiga hari kedepan," kata dia.  

Total terdapat empat cafe atau tempat hiburan yang disambangi oleh tim patroli satgas Covid-19 Kota Bandar Lampung semalam yaitu Marley's, Nudi, Mixology dan Unsilent selebihnya telah tutup dan tidak terdapat kerumunan pengunjung.

"Kepada pengelola cafe Marley's kami minta untuk berbenah mengatur tempat duduk tidak berkerumun, misal meja kecil kapasitas dua pengunjung atau tempat duduk, itu yang diharapkan, tempat cuci tangan dan pemakaian masker," katanya.

Selanjutnya pengawasan serupa akan dilakukan untuk menjamin serta mencegah angka penyebaran virus korona. "Nanti tergantung dengan kesepakatan anggota, dan alasan kegiatan semalam adanya laporan dari masyarakat kepada tim satgas, sehingga menjadi dasar untuk ditindak lanjuti," ujar dia.

Satgas covid-19 kota bandar lampung menghimbau agar anjuran pemerintah tentang standar prokes ini dipatuhi dan menjadi pedoman bagi pengelola tempat usaha dan hiburan.

"Satgas berharap hal seperti ini tidak terjadi kembali dimana kita tahu kondisi sulit termasuk dunia usaha, namun keselamatan jiwa tidak boleh di tawar, untuk itu kita minta kesadaran akan kepatuhan standar protokol kesehatan. Jangan sampai angka penyebaran virus di bandar lampung meningkat dengan tidak adanya penerapan standar prokes," katanya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar