#BANDARA#BERITALAMPUNG

Bandara Radin Inten II Musnahkan Barang Sitaan Berbahaya

( kata)
Bandara Radin Inten II Musnahkan Barang Sitaan Berbahaya
Sejumlah barang sitaan yang dimusnahkan pihak bandara Radin Inten II. Dok Bandara Radin Inten II


Kalianda (Lampost.co) -- Pengelola Bandara Radin Inten II memusnahkan barang sitaan dan barang dalam kategori berbahaya milik penumpang.

"Barang yang dimusnahkan ada tujuh jenis barang. Barang tersebut termasuk dalam kategori sitaan terlarang. Sedangkan dua jenis lainnya masuk barang terlarang serta berbahaya telah diserahkan ke pihak kepolisian," ujar EGM Bandara Radin Inten II Lampung, M. Hendra Irawan, melalui telepon, Rabu, 30 Juni 2021.

Ia mengatakan jenis barang terlarang yang disita tersebut meliputi gunting, cutter, besi, pestisida, korek api, dupa, tembakau. Sedangkan untuk barang yang diserahkan kepada pihak kepolisian yakni sejumlah butir peluru.

"Barang-barang tersebut termasuk dalam regulasi kami karena termasuk dalam kategori yang mengganggu pelaksanaan penerbangan. Sedangkan untuk barang sitaan kami sudah berkoordinasi dengan pihak berwajib untuk mengamankannya," katanya.

Baca juga : Bandara Radin Intan II Alami Penurunan Penumpang

Selain menyimpan hasil barang-barang sitaan milik pengguna jasa penerbangan, ujar Hendra, pengelola bandara juga menampung sejumlah barang milik penumpang yang tertinggal.

"Kami juga menampung barang milik penumpang yang tertinggal. Bila dalam jangka waktu 30 hari tidak ada konfirmasi untuk pengambilan, maka barang tersebut akan disumbangkan kepada yayasan," ucapnya.

Baca juga : Bandara Radin Inten II Tidak Layani Penerbangan Selama Tiga Hari

Hendra menambahkan dari barang tertinggal lebih dari 30 hari ada 13 jenis barang yang masih layak pakai dan segera disumbangkan kepada yayasan seperti koper, tas, dan beberapa barang lainnya.

"Untuk jumlah keseluruhan itu ratusan, sedangkan nominal kami tidak dapat menghitungnya. Namun, yang benar-benar berbahaya seperti cutter dan gunting sudah langsung kami musnahkan. Sedangkan untuk makanan 1x24 jam sudah langsung kami musnahkan karena akan busuk," katanya.

 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar