#mudik#bandara

Bandara Radin Inten II Hanya Terbangkan Maskapai Garuda

( kata)
Bandara Radin Inten II Hanya Terbangkan Maskapai Garuda
Ilustrasi. Bandara Radin Inten II Branti. Dok Lampost.co


Bandar Lampung (Lampost.co) – Manajemen Bandara Radin Inten II menyatakan saat ini hanya menerbangkan maskapai Garuda Indonesia. Pihak maskapai memastikan tetap memilih melayani penerbangan domestik untuk tetap menjaga konektivitas transportasi udara selama pelarangan mudik.

"Dari awal kami sudah siapkan diri sehingga sebisa mungkin tidak ada satupun karena alasan tugas atau kedinasan maupun kemanusian terhambat dan tidak bisa pergi karena tidak ada penerbangan," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra diwakili Staf Garuda di Lampung, Friska Putri, Senin, 10 Mei 2021.

Ia melanjutkan, Garuda Indonesia mendukung penuh upaya pemerintah dalam mencegah penularan Covid-19, yakni dengan memastikan seluruh penumpang yang terbang selama masa peniadaan mudik ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Jadi kami  mengurangi frekuensi penerbangan dan akan memonitor terus, dipastikan mereka yang naik Garuda Indonesia sesuai ketentuan yang berlaku, bahwa hanya diperbolehkan kepada mereka yang memang ada tugas kedinasan atau kemanusiaan," jelasnya.

Pihaknya mengatakan pada hari pertama masa peniadaan mudik lebaran, Garuda Indonesia melayani kurang lebih 5.000 penumpang dengan total 49 penerbangan baik keberangkatan maupun kedatangan.

"Data tersebut secara keseluruhan, kalau untuk di Lampung sendiri hanya layani satu kali penerbangan dalam sehari dan empat kali selama seminggu. Dengan total sekitar 100 hingga 150 penumpang dalam sehari," katanya. 

Jumlah tersebut mengalami penurunan yang cukup tajam. Dimana, sebelum masa peniadaan mudik diberlakukan, Garuda Indonesia menerbangkan rata-rata 15.000 penumpang per hari dengan 120 -140 penerbangan.

"Jika dibandingkan sebelumnya ada penurunan yang sangat drastis dan saya pikir ini adalah bagian dari pemahaman masyarakat terhadap situasi ini. Ada penurunan signifikan dari segi jumlah penumpang," tutup dia.

Winarko







Berita Terkait



Komentar