#angkasapura#radinintenii#bandara

Bandara Radin Inten Gaungkan Safe Travel Campaign

( kata)
Bandara Radin Inten Gaungkan <i>Safe Travel Campaign</i>
Eksekutif General Manager Angkasa Pura II Bandara Radin Inten, Muhammad Hendra Irawan. Lampost.co/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co): Bandara Radin Inten II Lampung didorong untuk menerapkan safe travel campaign untuk menjaga dan meningkatkan kepercayaan masyarakat sehingga sektor penerbangan nasional dapat kembali menjadi salah satu penggerak utama perekonomian dan pariwisata di periode adaptasi kebiasaan baru.

Protokol Safe Travel Campaign PT Angkasa Pura II merujuk pada WTCC sekaligus ACI ini untuk memperkuat 3 pilar di tengah adaptasi kebiasaan baru, yaitu kesiapan operasional dan staf bandara (operational and staff preparedness), memastikan terciptanya passenger experience yang aman dari Covid-19 (ensuring a safe experience) dan membangun kembali kepercayaan dan keyakinan (rebuilding trust and confidence).

Eksekutif General Manager Angkasa Pura II Bandara Radin Inten, Muhammad Hendra Irawan, mengatakan adanya pandemi Covid-19 sangat berdampak sekali untuk transportasi penerbangan dan harus dijadikan tantangan kedepannya. Pihaknya juga memiliki program safe travel campaign agar masyarakat percaya untuk terbang di Lampung.

Baca juga: Angkasa Pura II Dorong Bandara Radin Inten Jadi Embarkasih Penuh

"Kami berusaha agar masyarakat kembali percaya terhadap bandara kita. Tetap aman dan mengedepankan protokol kesehatan wajib dilakukan. Semangatnya untuk memberikan kemudahan terbang bagi masyarakat," kata di Gedung Pusiban Komplek Kantor Gubernur, Selasa, 4 Agustus 2020.

Kemudian berdasarkan Surat Edaran Nomor 9 Tahun 2020 tentang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang dalam Masa Adaptasi Kebiasaan baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) tanggal 26 Juni 2020. Pihaknya juga akan mengoptimalkan pelayanan rapid test di Bandara.

"Saat ini semua bandara di lingkungan PT Angkasa Pura II telah melakukan layanan rapid test. Layanan tersebut sesuai dengan edaran yang disampaikan oleh Kementerian Perhubungan. Kami pengelola bandara diarahkan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan tersebut," katanya.

Ia juga terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Panjang mengenai pelayanan rapid test.

"Mudah-mudahan dalam minggu ini sudah bisa membuka layanan rapid test. Permintaan masyarakat, airlines, anggota dewan juga meminta itu. Maka kita berikan layanan tersebut sesuai dengan ketentuan Kementerian Kesehatan," katanya.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar