#idulfitri#covid-19#takbiran

Bandar Lampung Nihil Arak-arakan Takbir Keliling

( kata)
Bandar Lampung Nihil Arak-arakan Takbir Keliling
Jalan Z.A Pagar Alam, Kedaton, Bandar Lampung lengang, Rabu, 12 Mei 2021. Lampost.co/Atika Oktaria


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Suasana malam takbiran di sepanjang Jalan Z.A Pagar Alam, Kedaton, Bandar Lampung tampak sepi kendaraan. Beberapa toko pakaian yang sebelumnya diserbu banyak pengunjung untuk berbelanja kebutuhan Lebaran pun tutup. 

Salah seorang pengemudi ojek online yang biasa berkumpul di bawah flyover Mal Boemi Kedaton, Asep mengatakan toko-toko itu sudah tak beroperasi sejak siang hari. 

"Jadi jalan di bawah flyover ini lengang karena toko tidak buka," ujar Asep, Rabu, 12 Mei 2021. 

Baca: Polresta Siap Bubarkan Takbiran Keliling

 

Seorang petugas parkir yang ada di daerah ruko tersebut, Budi mengatakan, suasana sepi ini sudah berjalan sejak siang hari. "Dari siang tidak macet," ujar dia. 

Di tahun-tahun sebelumnya, Jalan Z.A Pagar Alam selalu ramai dilintasi arak-arakan warga yang melakukan takbir keliling dengan menaiki truk dan membunyikan tetabuhan.

"Biasanya di jalan ini ramai sekali. Truk mengangkut anak-anak muda yang menabuh beduk lewat melantunkan takbir," kata Solihin, pemilik depot Jamu yang berada di depan Mal Boemi Kedaton. 

Solihin mengatakan, malam ini suara takbir hanya terdengar di masjid-masjid saja. "Jalanan sepi. Terasa bedamya tahun ini dengan tahun sebelumnya," kata dia.  

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 045.2/1807/02/2021 tentang penyelenggaraan salat Idulfitri 442H/2021 M dan kegiatan malam takbiran di saat pandemi covid-19. Melalui SE tersebut, warga di minta untuk melaksanakan takbiran cukup dari rumah atau masjid tanpa menimbulkan kerumunan.

Imbauan senada juga dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lampung. MUI berpendapat, melaksanakan takbiran di rumah tidak akan menghilangkan esensi dan pahalanya.

"Takbiran pada malam Idulfitri merupakan pujian kepada Allah SWT. Hal tersebut bisa dilakukan dari mana saja termasuk dari rumah," ungkap Sekretaris MUI Lampung, Basyarudin Maisir,.

Bahkan, Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Yan Budi Jaya mengancam untuk tak segan membubarkan rombongan takbir keliling karena sangat berpotensi menimbulkan kerumunan yang bisa berdampak pada meningkatnya angka kasus covid-19 di Lampung. 

"Kami akan bubarkan. Kami imbau (takbiran) di rumah saja atau di masjid," tegas Kapolresta.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar