#disdukcapil#beritabandarlampung#adminduk

Bandar Lampung Mulai Gunakan Kertas A4 Cetak Dokumen Kependudukan

( kata)
Bandar Lampung Mulai Gunakan Kertas A4 Cetak Dokumen Kependudukan
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandar Lampung, Ahmad Zainudin. Lampost.co/Deta Citrawan

Bandar Lampung (Lampost.co): Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandar Lampung baru akan menerapkan pencetakan dokumen kependudukan dan catatan sipil menggunakan kertas HVS atau A4 ukuran 80 gram.

Kepala Disdukcapil Kota Bandar Lampung Ahmad Zainudin mengatakan berdasarkan amanat Permendagri Nomor 109 bahwa untuk pencetakan penerbitan dokumen kependudukan dan catatan sipil agar berganti.

"Namun untuk pelaksanaannya bagi Disdukcapil yang sudah habis kertas spesifikasi dan warna tertentu itu sudah bisa menggunakan kertas polos. Kalau kita disini masih tinggal sedikit lagi. Kalau untuk KK saya hitung sekitar dua ribuan lagi. Ya sekitar 1 minggu kedepan baru kita menggunakan kertas putih," ujarnya, Minggu, 5 Juli 2020.

Pihaknya menerangkan untuk spesifikasi kertas sebelumnya yang kerap digunakan terlebih dahulu dicetak dengan warna tertentu sesuai keperluan. Seperti KK warna biru, surat nikah warna merah muda, surat kematian, dan sebagainya. Dan pengamanan terdapat logo serta tinta hologram. 

"Dengan peraturan baru untuk diganti cukup dengan kertas warna putih ukuran A4 80 gram, untuk keamanan kertas putih ini terletak pada Tanda Tangan Elektronik (TTE) dan barcode," jelasnya. 

Untuk syarat pembuatan dokumen dikatakan tidak terdapat perubahan. Prosedur dan data yang diperlukan tetap seperti biasa, hanya saja untuk pencetakan dapat dilakukan secara pribadi dengan catatan apabila tidak terdapat penambahan data. 

"Prinsipnya hampir sama untuk pengurusan. Misal mau pembuatan akta kelahiran, tetap membawa persyaratan dimana tempat anak dilahirkan dan melengkapi data golongan darah, dari seluruh anggota, membawa fotokopi surat nikah," kata Ahmad Zainudin.

"Bila masyarakat ada kepentingan namun sedang diluar Kota bandar Lampung, dia memerlukan KK misalnya hilang dengan tidak ada perubahan data dia tinggal melaporkan ke kepolisian. Dari surat laporan kehilangan bisa ditunjukkan melalui website atau WA sudah bisa kita layani dan KK itu nanti data KK kita kirim dalam bentuk PDF dan warga bisa cetak di rumah. Inilah kelebihan pencetakan baru untuk mempermudah dengan cara menyederhanakan," pungkasnya.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar