#pilkada#politik#bawaslu

Bandar Lampung dan Lamteng Miliki Kerawanan Tinggi di 2 Konteks IKP Bawaslu

( kata)
Bandar Lampung dan Lamteng Miliki Kerawanan Tinggi di 2 Konteks IKP Bawaslu
Ilustrasi. Dok/Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung merilis indeks kerawanan pemilu (IKP) tahapan Pilkada 2020 berdasarkan empat konteks, yakni pandemi covid-19, infrastruktur, politik, dan sosial. Dari empat konteks dalam IKP tersebut, Bandar Lampung dan Lampung Tengah memiliki kerawanan tinggi di dua kategori.

IKP ini ditujukan sebagai alat pemetaan potensi kerawanan, prediksi, dan deteksi dini selama penyelenggaran pemilu. Pemetaan ini juga sebagai indeks kerawanan dalam dua tahapan yang akan berlangsung, yaitu pencalonan dan pemutakhiran data pemilih.

Ketua Bawaslu Lampung Fathikhatul Khoiriyah menjelaskan jika merujuk penelitian data IKP hasilnya menunjukkan kerawanan pilkada di masa pandemi covid-19 meningkat. "Kerja jajaran pengawas harus tetap maksimal bersama seluruh stakeholder pemilu. Penelitian dan identifikasi tersebut dilakukan pengawas pemilu se-Lampung dengan memperhatikan konteks IKP," ujarnya, Kamis, 25 Jumi 2020.

Untuk itu, pihaknya bekerja sama dengan pihak terkait, seperti KPU, pemerintah daerah, kepolisian, Disdukcapil, Kesbangpol, dan pemangku kepentingan lainnya.

Bandar Lampung masuk kategori rawan tinggi dalam konteks pandemi covid-19 dengan skor IKP 58,47 disusul, Pesisir Barat (50,85), Metro (45,76) masuk kategori rawan sedang. Selanjutnya Lampung Timur (40,68), Lampung Selatan (40,68), Lampung Tengah (40,68), dan Pesawaran (35,59) masuk kategori rawan rendah.  

Dalam dukungan konteks infrastruktur, kategori tinggi ada di Lampung Tengah dan Lampung Selatan dengan 70,73 dan 58,54. Disusul Lampung Timur (56,10), Pesisir Barat (53,66), Way Kanan (53,66), Bandar Lampung (51,22), Metro (43,90), dan Pesawaran (43,90) masuk kategori rawan sedang. Tidak ada kabupaten/kota yang masuk kategori rawan rendah.  

Selanjutnya dalam konteks politik kerawanan tinggi ada di Bandar Lampung (67,92), Lampung Selatan (67,92), dan Lampung Timur (62,89). Lalu Pesisir Barat (55,97), Way Kanan (51,57), dan Lampung Tengah (50,94) kategori rawan sedang. Sisanya yakni Pesawaran (47,17) dan Metro (41,51) masuk kategori rawan rendah.

Sedangkan dalam konteks sosial, Lampung Tengah menduduki peringkat rawan tinggi dengan skor IKP 61,11. Sisanya, yakni Pesisir Barat, Metro, Lampung Timur, Bandar Lampung, Pesawaran, Lampung Selatan, dan Way Kanan masuk kategori rawan sedang dengan skor yang sama 44,44.

Di tempat terpisah Komisioner Bawaslu Lmapung Divisi Pengawasan Iskardo P Panggar menerangkan penelitian untuk mengukur skor IKP Pilkada tahun 2020, Bawaslu telah menetapkan penggolongan mulai kabupaten/kota hingga provinsi.

"Skor 0,00 s.d. 43.06 (kategori rawan rendah); skor 43,07 s.d. 56.94 (kategori rawan sedang); dan skor di atas 56.95 kategori rawan tinggi," katanya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar