#KLA#tamanbermain

Bandar Lampung Bakal Tambah Taman Bermain Anak

( kata)
Bandar Lampung Bakal Tambah Taman Bermain Anak
Ilustrasi. Foto: Dok/Google Images


Bandar Lampung (Lampost.co): Taman bermain Kalpataru, Kemiling, Bandar Lampung bakal menyandang predikat Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) Nasional. Kepastian itu dibuktikan dengan perolehan nilai 355 dari Tim audit Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

Dimana untuk penilaian itu, tim audit memiliki empat penilaian Ruang Bermain Anak (RBA). Yaitu, RBA Pratama (178-190), RBA Madya (191-205), RBA Nindya (2016-225), RBA Utama (226-250) dan RBRA (251-455). Sementara Kalpataru Bandar Lampung sudah menyandang RBRA dengan nilai 355.

Dari hasil penilaian itu,  dapat menjadi tolak ukur atau indikator untuk menjadikan Bandar Lampung sebagai Kota Layak Anak (KLA). 

Mendapat perolehan itu, Wali Kota Bandar Lampung Herman HN menjelaskan akan semakin mempertegas diri menjadi KLA. Herman akan membangun dua Taman Bermain, Ruang Terbuka Hijau dan fasilitas olahraga yakni stadion mini.

"Terkait keputusan KPPPA Kalpataru menjadi RBRA, kita tunggu ajalah ceritanya nanti. Karena kedepan Infrastruktur khusus anak 2020 akan kita bangun lagi," ujar Wali Kota Herman HN, Jumat, 18 Oktober 2019.

Menurutnya, proyek Ruang Bermain Anak (RBA) yang masih digagas tahun ini yakni di RTH Kalpataru. Meski sudah banyak fasilitas pendukung anak, namun Pemkot masih akan menambah RBA tersebut dengan pembangunan lainnya. 

"Tahun depan, di Kalpataru akan dibuat stadion mini, toilet, dan fasilitas anak lainnya," lanjutnya.

Selain itu, pihaknya berencana menambah RTH dan fasilitas taman bermain anak guna mendukung Bandar Lampung menjadi KLA. 

"Tahun ini akan dikerjakan pembangunan Taman bermain, stadion mini dan RTH di Kebon Bibit Jalan Pramuka Rajabasa Bandar Lampung. Sekarang bahkan sudah ada kolam disana, ya nanti akan terus dibangun bagaimana supaya ini lebih baik," jelasnya. 

Di lokasi yang sama, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Iwan Gunawan mengutarakan, bahwa hasil rapat Audensi Kementrian PPPA bersama Pemkot Bandar Lampung membahas penilaian RBA Kalpataru.

"Hasil kegiatan penilaian kita mendapat predikat RBA tingkat nasional, kita dapet nilai paling tinggi 355," kata Iwan. 

Meski RTH Kalpataru dibawah dinas PPPA, namun pembangunan dilakukan Dinas PU dan satker terkait untuk mengerjakan infrastruktur.

"Kita buatkan jalan setapak dan taman bermain anak itu sampai sekarang masih dikerjakan. Setelah ini selesai kemudian akan membuat WC umum, kantin dan lokasi untuk lapak jajanan pasar," pungkasnya. 

Deta Citrawan







Berita Terkait



Komentar