balitakalirejo

Balita di Kalirejo Tewas Tercebur di Kolam Ikan

( kata)
Balita di Kalirejo Tewas Tercebur di Kolam Ikan
Beberapa warga saat menunjukkan lokasi kolam ikan tempat bocah balita kecemplung di Dusun Rejosari I, Desa Kalirejo, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, Rabu (18/11/2020) sekitar pukul 10.15 Wib. Armansyah


Kalianda (Lampost.co) -- Seorang bocah balita, AAR yang masih berusia 2,5 tahun tewas setelah tercebur kolam ikan milik orang tuanya tepat dibelakang rumahnya di Dusun Rejosari I, Desa Kalirejo, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, Rabu, 18 November 2020 sekitar pukul 10.15 WIB. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, putra pertama dari pasangan Agus Nugroho dan Sri Rahayu itu diduga tidak berada dalam pengawasan kedua orang tuanya. AAZ tewas dikolam ikan ikan dengan kedalaman sekitar 80-100 centimeter. 

Menurut keterangan, Gatot, tetangga korban, peristiwa itu diketahui langsung oleh sang ibu  ketika hendak mengambil nasi untuk makan siang di dapur. Lantaran tidak ada, sang ibu mencari AAZ dibelakang rumahnya.

"Ibu Sri Rahayu itu baru saja pulang dari Kantor Pos ambil bantuan langsung tunai (BLT). Dari situ ibu Sri Rahayu ngambil nasi buat makan. Setelah itu, ibunya itu mencari AAZ dibelakang rumahnya dan sontak melihat anaknya sudah kecemplung ke kolam ikan miliknya," kata dia.

Sementara itu, Kepala Dusun Rejosari I, Ali Habibi mengatakan saat itu AAZ sedang bersama ibunya dirumah setelah pulang dari Kantor Pos. Sedangkan, sang ayah Agus Nugroho sedang bekerja mencari nafkah keluarga. 

"Memang Sri Rahayu itu sebelumnya bersama kami di Kantor Pos mau ngambil BLT. Setelah pulang dari situ anaknya ditemukan tewas tenggelam dalam kolam ikan," kata dia.

Setelah ditemukan di kolam ikan, kata Ali, korban sempat dibawa ke Puskesmas Rawat Jalan Kecamatan Palas untuk mendapatkan pertolongan. Namun, saat diperiksa korban sudah dinyatakan tidak bernyawa. 

"Sempet dibawa ke Puskesmas Palas untuk mendapatkan pertolongan. Tapi, Allah berkehendak lain. Korban langsung di makam ke TPU," kata dia. 

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar