#hamatikus#petani

Balai Pertanian Provinsi Turun Tangan Basmi Hama Tikus di Natar

( kata)
Balai Pertanian Provinsi Turun Tangan Basmi Hama Tikus di Natar
Lahan pertanian yang terserang hama tikus di Desa Bandarejo, Selasa 8 Juni 2021. Lampost.co/Febi


Kalianda (Lampost.co) -- Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pertanian Kecamatan Natar mengambil langkah konsultasi dengan Balai Besar Pertanian Provinsi Lampung. Hal ini setelah melakukan pengecekan terhadap lahan pertanian yang terserang hama tikus di Desa Bandarejo, Selasa 8 Juni 2021.

"Tadi kan kami sudah ke lokasi kebun jagung yang diserang tikus setelah kami cek, kami konsultasi dengan Balai Pertanian Provinsi Lampung dan hari ini juga kami akan langsung mengambil obat di balai untuk membasmi hama tikus tersebut," ujar Kepala UPT Pertanian Natar, Suharyono.

Menurut Haryono, yang terserang hama tikus untuk saat ini masih sedikit hanya saja untuk mengantisipasi meluasnya lahan jagung yang dirusak pihaknya mengambil langkah langsung melakukan pengobatan berupa racun yang memang sudah ada di balai pertanian.

"Hari ini langsung ke balai meminta obat pembasmi hama tikus tersebut. Mudah-mudahan langsung diberikan oleh balai kemudian kami serahkan ke petani, untuk cara penggunaan obat sendiri petani sudah paham," kata dia.

Lahan jagung yang ada di desa Bandarejo kata Suharyono, memang berdekatan dengan lahan pertanian seperti sawit dan kebun karet, kemungkinan munculnya tikus berasal dari lahan pertanian tersebut.

Mengenai bantuan bibit jagung, lanjut Suharyono, pihaknya terlebih dahulu akan berkomunikasi dengan dinas kabupaten, untuk tindaklanjutnya seperti apa dinas yang akan memutuskan.

Winarko







Berita Terkait



Komentar