#tembakan#newjersey#internasional

Baku Tembak di New Jersey Tewaskan 6 Orang

( kata)
Baku Tembak di New Jersey Tewaskan 6 Orang
Polisi bersiaga di lokasi baku tembak di Jersey City, New Jersey, AS, 10 Desember 2019 malam. (Foto: AFP/Getty/RICK LOOMIS)

New Jersey (Lampost.co) -- Enam orang, termasuk seorang polisi dan tiga warga sipil, tewas dalam baku tembak di jalanan Jersey City, New Jersey, Amerika Serikat, Selasa 10 Desember. Baku tembak berlangsng selama lebih kurang satu jam.
 
Otoritas setempat mengatakan sejauh ini tidak ada indikasi penembakan di jalanan Jersey City terkait dengan terorisme.
 
Kepala Kepolisian Jersey City Michael Kelly mengatakan bahwa dua pelaku termasuk dari enam orang yang tewas dalam penembakan.

Penembakan terjadi di dua lokasi terpisah. Di lokasi pertama, seorang polisi tumbang usai terkena tembakan. Sementara di lokasi kedua, polisi menemukan lima orang di area supermarket kosher.
 
"Petugas kami ditembaki selama beberapa jam," kata Kelly, dilansir dari AFP, Rabu 11 Desember 2019. Ia belum dapat mengatakan apa pemicu baku tembak di Jersey City, namun menduga ada satu aparat yang ditembak saat berusaha menghentikan sekelompok "penjahat."
 
Beberapa polisi lainnya juga terkena tembakan dalam kejadian ini, meski nyawa mereka berhasil diselamatkan. Akibat penembakan ini, sebuah sekolah di dekat lokasi ditutup total.
 
"Kami turut berduka kepada semua korban, terutama polisi yang tewas dalam baku tembak," ujar Gubernur New Jersey Phil Murphy.
 
"Saya yakin aparat penegak hukum dapat bekerja secara profesional dalam menjaga keamanan masyarakat dan menyelesaikan situasi saat ini," sambung dia.
 
Presiden AS Donald Trump merespons penembakan via Twitter. Ia menyebut penembakan di Jersey City sebagai peristiwa yang "mengerikan."
 
Saluran televisi NBC melaporkan bahwa ratusan peluru ditembakkan dalam baku tembak di dua lokasi Jersey City. Media lokal lainnya menyebut bahwa penembakan terjadi saat seorang aparat mendekati terduga kasus pembunuhan di area pemakaman.
 
Diidentifikasi sebagai Detektif Joseph Seals, ia adalah korban pertama dalam penembakan ini. Saat ditanya apakah Seals memang sedang menyelidiki kasus pembunuhan, Kelly mengaku "sedang memastikan hal tersebu

Medcom



Berita Terkait



Komentar