#pajak#tappingbox#restoran

Bakso Sony Wolter Monginsidi Membandel

( kata)
Bakso Sony Wolter Monginsidi Membandel
Restoran Bakso Sony di Jalan Wolter Monginsidi, Tanjungkarang Pusat, Kota Bandar Lampung, Selasa, 6 Juli 2021. Lampost.co/Deta Citrawan


Bandar Lampung (Lampost.co) --  Satu dari enam gerai Bakso Sony yang disegel Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung lantaran enggan memakai tapping box alias alat perekam transaksi masih beroperasi. Meskipun, Bakso Sony yang berada di Jalan Wolter Monginsidi, Tanjungkarang Pusat ini tidak menyediakan opsi makan di tempat dan mengaku hanya melayani pemesanan bakso beku dan daging. 

Penanggung jawab bagian dapur Bakso Sony Wolter Monginsidi, Ida, mengaku tak tahu menahu soal polemik manajemannya dengan Pemkot Bandar Lampung. 

"Harus ke manajemennya langsung. Tapi beliau jarang datang, kontaknya saya tidak berani memberi kalau tidak ada izin," ujar Ida, Selasa, 6 Juli 2021.  

Baca: Polresta Tunggu Laporan Pemkot Bandar Lampung soal Tunggakan Pajak Bakso Sony

Ida juga mengatakan, manajemen tidak menyediakan kuasa hukum untuk melayani hal-ihwal perkara pajak yang membuat mereka berurusan dengan pemerintah setempat. 

"Tidak ada (kuasa hukum)," katanya.  

Sebelumnya diberitakan, Pemkot Bandar Lampung menyegel enam restoran Bakso Sony karena dinilai tidak maksimal dalam memanfaatkan alat tapping box. Buntut penyegelan tersebut, terdengar kabar pihak manajemen justru berencana memindahkan semua gerainya ke luar Kota Bandar Lampung.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar