#PoldaLampung#PenyelundupanHewan#LampungSelatan

Bakauheni Jalur Rawan Penyelundupan Satwa Langka

( kata)
Bakauheni Jalur Rawan Penyelundupan Satwa Langka
Kapolda Lampung Irjenpol Purwadi Arianto saat kunjungi Pusat Instalasi K9 deteksi satwa di Desa Kedaton, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan. (Foto: Dok Polres Lamsel/Lampost.co)


KALIANDA (lampost.co) -- Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto mengatakan pelabuhan Bakauheni merupakan jalur potensial kejahatan penyelundupan satwa dilindungi.

Hal tersebut disampaikan Kapolda saat menyambangi Pusat Instalasi K9 deteksi satwa di Desa Kedaton, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, Jumat 6 September 2019.

Pusat instalasi satwa tersebut diprakasai Jakarta Animal Aid Network (JAAN) dan Sumatera Wife Centre (SWC), organisasi nonpemerintah bergerak dalam penyelamatan satwa liar dan bisa mendeteksi satwa yang akan di selundupkan.

Kapolda Lampung Irjenpol Purwadi Arianto mengatakan jalur pelabuhan penyeberangan Bakauheni merupakan jalur lintas menuju pulau Jawa yang sangat potensial menyelundupkan hewan, sehingga keberadaan pusat Instalasi di Kalianda sangat strategis. "Banyak satwa dilindungi yang berasal dari Pulau Sumatera," kata dia.

Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1988 itu menjelaskan satwa liar yang ada di dunia, 10% berada di Indonesia, sehingga dituntut usaha keras untuk menjaga dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Kita dituntut menjaga dari orang yang tidak bertanggung jawab agar tidak punah," ujarnya.

Keberadaan JAAN dan SWC selama ini banyak memberikan kontribusi aktif dalam melestarikan dan melindungi satwa dari ancaman kepunahan.

"Dengan keberadaan mereka sangat membantu tugas kami dalam penegakan hukum," ujarnya.

Sementara itu, Direktur JAAN, Benvika mengatakan pada dasarnya JAAN dan SWC bertujuan untuk melindungi satwa.

"Khususnya satwa yang dilindungi dari kepunahan serta dari perburuan yang dilakukan oleh orang tidak bertanggungjawab," kata dia.

Penyelundupan satwa liar di Indonesia menjadi yang terbanyak setelah narkoba, yang dilakukan pelaku dengan berbagai modus setiap beraksi.

"Dibutuhkan sosialisasi kepada masyarakat luas tentang perlindungan terhadap hewan yang harus tetap dilestarikan dan dijaga dari kepunahan," ujarnya.

Pihaknya sangat berterima kasih dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, yang sudah menyediakan tempat untuk penyelamatan satwa liar.

"Nantinya satwa tersebut akan di lepas bebas ke habitatnya di alam bebas," kata dia.

Kapolda Lampung beserta rombongan tiba di lokasi disambut langsung Kapolres Lampung Selatan AKBP M Syarhan, Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto, General Manajer PT ASDP Bakauheni, Hasan Lessie dan pihak terkait lainnya.

Perdhana Wibysono







Berita Terkait



Komentar