#bahasaindonesia#identitasbangsa

Bahasa Indonesia Harus Jadi Identitas Bangsa

( kata)
Bahasa Indonesia Harus Jadi Identitas Bangsa
Webinar yang digelar Kantor Bahasa Lampung yang bertema tema Pengutamaan bahasa Indonesia di ruang publik dan media massa.Lampost.co/Atika Oktaria SN


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Bahasa Indonesia harus dijadikan identitas bangsa, masyarakat harus terus membiasakan menggunakan bahasa Indonesia yang baik. Penjelasan tersebut terdapat dalam kegiatan Kantor Bahasa Lampung, yakni seminar dengan tema Pengutamaan bahasa Indonesia di ruang publik dan media massa.

Dalam pemaparannya, Rektor Universitas Lampung Karomani menjelaskan penguatan bahasa Indonesia di ruang publik harus diutamakan dari sektor pendidikan awal dilanjutkan perguruan tinggi yang mendasar. Hal itu agar dosen atau pengampu dapat memberikan penjelasan serta pemaparan mengenai penguatan bahasa Indonesia dalam suatu diskusi.

"Jangan sampai penyerapan materi diberikan dari yang bukan ahli tentang bahasa Indonesia, jangan hanya karena ia paham dan bisa bahasa Indonesia namun bukan lulusan atau kompeten terhadap pengertian bahasa Indonesia itu sendiri. Nanti akan disalahartikan pemahaman bahasa yang sesungguhnya," kata Karomani, dalam kegiatan webinar, Senin, 3 Agustus 2020.

Sementara itu, Pimpinan Redaksi Lampung Post, Iskandar Zulkarnain, menjelaskan media massa alat yang paling ampuh untuk mengajarkan kebahasaan karena semua bahasa harus terstruktur, bahkan kata baru atau bahasa baru dapat disosialisasikan melalui media massa. 
"Di dunia jurnalistik, 5W 1H sangat penting sehingga penyampaian ke masyarakat dapat tersalurkan dengan baik. Jangan sampai media menciptakan suatu tulisan hanya asal jadi dan berdampak ke pembaca" kata dia. 

Dia mengatakan penggunaan bahasa dalam media harus dilakukan dengan hati-hati, berita-berita harus disaring agar menjadi produk yang mumpuni. "Media massa sangat berpengaruh, bahkan bisa menggiring opini. Sebagai peran dan sarana edukasi bagi masyarakat sehingga untuk seterusnya penyampaian berita harus diluruskan," ujarnya.

Di lain tempat, peneliti Badan Bahasa, SST Wisnu Sasangka menerangkan pengutamaan bahasa Indonesia di ruang publik harus diutamakan. Untuk itu, menanamkan bangga akan bahasa Indonesia dan hilangkan bahasa ke barat-baratan hanya untuk memperlihatkan ia orang yang berpendidikan.

"Bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu dan berfungsi sebagai lambang kebangsaan. Selain itu juga lambang identitas nasional hingga alat perhubungan antarwarga, antardaerah, dan antarbudaya serta alat penyatuan bahasa. Jadi jangan malu untuk lantang berbicara bahasa Indonesia," ujarnya. 

Dia menambahkan bahasa Indonesia juga merupakan bahasa resmi kenegaraan, bahasa pengantar dalam dunia pendidikan, alat perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan.

"Bahasa Indonesia kalau dipahami secara dalam memiliki karakteristik yang kuat. Jadi, kita harus bangga akan bahasa Indonesia, dengan memahami dan menjalankan bahasa Indonesia kita bisa bawa bahasa ini dikenal masyarakat luar negara," katanya.

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar