#beritalampung#beritabandarlampung#kriminal

Babinsa-Bhabinkamtibmas Bersama Warga Gagalkan Aksi Tawuran

( kata)
Babinsa-Bhabinkamtibmas Bersama Warga Gagalkan Aksi Tawuran
Sejumlah pemuda dan senjata tajam diamankan aparat bersama warga. Dok/Warga


Bandar Lampung (Lampost.co): Babinsa Koramil 410-01/Panjang Kodim 0410/KBL bersama rekannya Bhabinkamtibmas Polsek Panjang dan warga melakukan pencegahan rencana aksi tawuran antarpemuda.

Babinsa Koramil 410-01/Panjang Kodim 0410/KBL, Sertu Handoko mengatakan, penggagalan aksi tawuran tersebut berlangsung di Jalan Ki Agus Anang Kelurahan Ketapang Kuala Kecamatan Panjang, Bandarlampung, pada Sabtu dini hari, 5 November 2022, sekitar pukul 00.45 WIB.

"Kami juga mengamankan satu orang pemuda, berikut barang bukti bermacam senjata tajam dari pencegahan rencana aksi tawuran," ujarnya.

Sertu Handoko menceritakan, awalnya Ia mendapat laporan dari Ketua RT setempat bahwa ada belasan pemuda sedang standby atau berkumpul didepan kantor kelurahan Ketapang sambil memegang senjata tajam.

"Dengan adanya laporan tersebut, saya bersama Bhabinkamtibmas langsung menuju ke lokasi dan kemudian bersama warga lainnya mendatangi belasan pemuda tersebut," paparnya.

"Setibanya di lokasi, sekitar 15 orang pemuda langsung melarikan diri. Namun, satu diantaranya berhasil diamankan berikut barang bukti berupa 2 Buah Celurit kemudian 1 Buah Parang dan 2 Buah Gir yang sudah terikat kain," sambungnya.

Menurut keterangan pemuda yang diamankan, Sertu Handoko menjelaskan para pemuda tersebut akan melakukan tawuran dengan pemuda lainnya di Jalan Bypass Kelurahan Ketapang.

"Sebelumnya, mereka (kedua kelompok pemuda), sudah melakukan janjian pada pukul 01.00 WIB di jalan Bypas untuk tawuran. Dan alhamdulillah, rencana itu berhasil kami gagalkan," jelasnya

Selanjutnya, seorang pemuda yang diamankan berikut sejumlah barang bukti di serahkan ke Polsek Panjang untuk di tindak lanjuti. Sedangkan, belasan pemuda lainnya yang berhasil melarikan diri sudah dilakukan pendataan dan pengecekan di rumahnya masing-masing namun sampai dengan sampai saat ini belum ada yang kembali kerumahnya masing-masing.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar