#viruscorona#viruskorona#kesehatan#beritanasional

Ayo Bersama Cegah Penyebaran Covid-19 dengan Menjaga Jarak dan Hindari Kerumunan

( kata)
Ayo Bersama Cegah Penyebaran Covid-19 dengan Menjaga Jarak dan Hindari Kerumunan
Penumpang kereta api menjaga jarak satu sama lain. Foto: Dok/Medcom.id

Jakarta (Lampost.co): Perubahan perilaku masyarakat merupakan ujung tombak dalam penanganan virus korona (covid-19). Artinya, penanganan virus covid-19 akan berhasil jika masyarakat disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, seperti menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker.

Survei yang dilakukan oleh Satgas Covid-19 menunjukkan, masyarakat paling sulit untuk menjaga jarak. Menjaga jarak dianggap merupakan kebiasaan baru yang paling sulit dilakukan, karena manusia pada hakikatnya sebagai makhluk sosial yang terbiasa berkumpul, bertemu, dan bertegur sapa dengan jarak dekat.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Widodo Muktiyo mengimbau agar masyarakat untuk semakin meningkatkan kewaspadaan dan menjaga jarak saat berinteraksi.

Jakarta: Perubahan perilaku masyarakat merupakan ujung tombak dalam penanganan virus korona (covid-19). Artinya, penanganan virus covid-19 akan berhasil jika masyarakat disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, seperti menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker.

Survei yang dilakukan oleh Satgas Covid-19 menunjukkan, masyarakat paling sulit untuk menjaga jarak. Menjaga jarak dianggap merupakan kebiasaan baru yang paling sulit dilakukan, karena manusia pada hakikatnya sebagai makhluk sosial yang terbiasa berkumpul, bertemu, dan bertegur sapa dengan jarak dekat.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Widodo Muktiyo mengimbau agar masyarakat untuk semakin meningkatkan kewaspadaan dan menjaga jarak saat berinteraksi.

"Saat ini masyarakat harus lebih hati-hati, karena jumlah penambahan positif covid-19 semeningkat cukup signifikan. Untuk itu, masyarkat dapat memaksimalkan pengunaan teknologi virtual dalam berinteraksi. Seandainya terpaksa harus tatap muka perhatikan protocol kesehatan ketat dan jaga jarak,” ujar Widodo, dikutip siaran pers, Selasa, 22 September 2020.
 
Pemerintah terus menyosialisasikan kebiasaan baru untuk mencegah penyebaran covid-19 di tengah masyarakat. Salah satunya adalah menjaga jarak.
 
“Minggu-minggu ini kita mulai bagaimana harus menjaga jarak dan bagaimana berinteraksi betul-betul jaga jarak. Paling tidak tangan kita itu kita bentangkan, juga tangannya orang lain yang kita bicara itu sama. Kurang lebih 1,5 hingga 2 meter,” ujarnya.
 
Menurut Widodo, dengan menjaga jarak sejauh dua meter ketika masyarakat berinteraksi satu sama lain akan mencegah terjadinya penyebaran virus tersebut. Mengingat, daya jangkau percikan air yang berasal dari hidung maupun mulut tidak akan mampu mencapai jarak aman tersebut.
 
"Dengan jaga jarak akan terhindar dari droplet yang bisa terjadi ketika individu saling berinteraksi," tuturnya.
 
Dilansir dari situs covid19.go.id, jaga jarak efektif melindungi diri dari covid-19, karena virus penyebab covid-19 dapat berpindah lewat percikan air dari mulut dan hidung orang yang bicara. Baik melalui batuk atau bersin.
 
Widodo mengingatkan masyarakat, kapan pun, dan di mana pun beraktivitas bersama orang lain agar 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan) dilaksanakan.
 
“Sekarang ini kita fokus pada 3M. Bagaimana kita memakai masker, menjaga jarak, dan menuci tangan dengan air yang mengalir dan sangat bagus. Itu kita fokuskan," ucapnya.
 
Kapan pun dan di mana pun beraktivitas bersama orang lain, ingat selalu:
 
1. Selalu jaga jarak aman minimal satu meter. Hindari kerumunan.
 
2. Selalu hindari kontak erat seperti bersalaman dan berpelukan.
 
3. Selalu pakai masker menutupi hidung, mulut, hingga dagu.
 
4. Selalu cuci tangan pakai sabun atau cairan antiseptik.
 
5. Selalu ikuti aturan pemerintah serta protokol di tempat umum dan usaha.
 
Lindungi Diri, Lindungi Negeri.
 
#JagaJarak
#HindariKerumunan
#PakaiMasker
#CuciTanganPakaiSabun
#LindungiDiriLindungiNegeri

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar