#PENCABULAN#BERITABANDARLAMPUNG

Ayah Cabuli Anak Tiri di Bawah Umur

( kata)
Ayah Cabuli Anak Tiri di Bawah Umur
Korban saat menceritakan kisahnya kepada awak media -- Andi Apriadi/MTVL


Bandar Lampung (Lampost.co)-- Seorang ayah tiri berinisial TAW (46) tega mencabuli anak tirinya berinisial LP (18). Aksi bejatnya itu dilakukan di kediaman pelaku di Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung. Peristiwa itu bermula pada 2020, saat usia korban masih 17 tahun atau di bawah umur dan peristiwa itu terjadi lebih dari satu kali. Pelaku mencabuli korban dengan mengancam korban.

Korban menceritakan peristiwa itu terjadi berawal saat dirinya sedang berada di dalam kamar sambil memainkan handphone dan ayah tirinya berada di ruang tamu. Sementara ibu kandungnya tidak berada di rumah. Pelaku mengancam korban, bila tidak menuruti keinginan ayah tirinya. Pelaku akan memperlakukan korban seperti anak tiri dan ibu kandung korban akan dibuat susah hidupnya. 

"Akhirnya terjadi perbuatan itu, kejadian itu terjadi tahun 2020 awal. Saat usia saya masih 17 tahun, sudah tiga kali kejadiannya terjadi dan yang terakhir pada Februari 2021," terangnya.

Ia juga mengatakan usai kejadian, dia sempat mengadu kepada ibu kandungnya. Namun, ibu korban justru meminta kepada anaknya agar tidak menceritakan kepada orang lain.

"Saya sudah cerita sama ibu. Tapi ibu bilangnya masalah ini diselesaikan secara kekeluargaan. Saat itu saya setuju tapi dengan syarat ibu harus ninggalin dia, tapi ibu nggak mau katanya berat," jelasnya. 

Karena kebingungan tidak ada yang menolong, lanjut LP, akhirnya ia memilih untuk kabur dari rumah dan pergi ke rumah ayah kandungnya. Sesampai di rumah ayah kandungnya korban belum menceritakan peristiwa yang menimpanya. 

"Ayah (Ayah kandung) tahunya itu waktu ibu sama abang kandung saya datang ke rumah ayah, minta saya pulang, terus saya menolak. Karena dipaksa lalu saya ceritain semuanya, di situ abang sama ayah marah-marah sama ibu," kata dia.

Sementara itu, Hendra, ayah kandung korban, telah melaporkan kasus pencabulan yang terjadi pada putri ketiganya tersebut ke Polsek Tanjungkarang Barat pada 27 April 2021. Namun, hingga saat ini pelaku belum juga tertangkap. 

"Sudah satu bulan lebih saya laporan ke Polsek Tanjungkarang Barat, tapi sampai sekarang pelaku belum juga ditangkap. Sekarang pelaku sama mantan istri saya sudah kabur," paparnya.

Ia berharap pelaku dapat segara ditangkap dan dihukum setimpal atas perbuatannya terhadap putrinya.

"Kalau bisa pelaku cepat ditangkap dan dihukum seadil-adilnya," ujarnya. 

Di sisi lain, Kapolsek Tanjungkarang Barat, Kompol David Jackson Sianipar mengatakan sudah menerima laporan perkara kasus pencabulan tersebut.

"Saat ini terlapor masih dalam pencarian dan masih dalam penyelidikan," tandasnya.

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar