#SYariahCorner#EkonomiSyariah#AsuransiSyariah

Asuransi Syariah Tawarkan Konsep Berbagi Risiko

( kata)
Asuransi Syariah Tawarkan Konsep Berbagi Risiko
Dosen Fakultas Ekonomi Bisnis Islam UIN Raden Intan, Evi Ekawati. (Foto: Dok MTVL)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Asuransi syariah mulai dilirik masyarakat Indonesia. Salah satu keunggulan produk ekonomi syariah ini adalah konsep yang berbeda dari asuransi konvensional yakni berbagi risiko.

Hal tersebut mengemuka dalam dialog Syariah Corner Metro TV Lampung, Jum'at, 30 April 2021. Dialog kali ini dilakukan bersama Dosen Fakultas Ekonomi Bisnis Islam UIN Raden Intan, Evi Ekawati.

"Keuntungan dari asuransi syariah yakni berbagi resiko. Hal ini berbeda dengan asuransi konvensional. Dalam asuransi syariah jika ada risiko akan mendapatkannya," katanya.

Dia mengatakan asuransi syariah juga menggunakan konsep menampung dan mengelola premi dan nantinya akan mendapatkan fee jadi amanat mengembangkan. Kalau konvensional premi masuk hanya milik perusahaan.

"Keuntungan lainnya jika ada gagal bayar tidak dikenai denda. Berbeda dengan konvensional yang menerapkan konpensasi. Pengelolaan dana jika surplus maka akan ada bagi saling menguntungkan."

Ia mengatakan bahwa masyarakat saat ini sangat peduli  produk halal. Hal ini mendorong semua aktivitas lebih mengarah ke syariah dan menjadikan Indonesia punya potensi besar terdepan dalam perekonomian syariah.

"Masyarakat lebih tahu manfaat dari berbagi resiko lebih aman. Apalagi sekarang dengan penduduk muslim terbesar, potensi mengembangkan ausransi syariah sangat baik," katanya.

Menurutnya asuransi syariah juga memiliki kendala karena kurangnya sosialisasi. Banyak orang kurang paham dan mengetahui padahal keuntungan yang besar. Masyarakat tidak paham akan hal itu.

Syariah Corner merupakan program Metro TV Lampung. Program ini didukung oleh Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Fakultas Ekonomi dan Binsis Universitas Lampung, Direktorat Jendral Bea Cukai Sumatra Bagian Barta, Radison Hotel, dan IDX Lampung.

Abdul Gafur







Berita Terkait



Komentar