#beritalampung#beritadaerah#lampung#kalianda

ASN Pemkab Lamsel Diimbau Ikut Berkurban

( kata)
ASN Pemkab Lamsel Diimbau Ikut Berkurban
Rapat pembahasan hewan kurban, Selasa (23/7/2019). (Foto.Lampost.co/Juwantoro)

KALIANDA (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setkab Lamsel Supriyanto mengimbau kepada para Apartur Sipil Negara (ASN) di Lingkup Pemkab setempat bersemangat untuk berkurban pada tahun ini.

"Nanti teman - teman ASN yang akan berkurban bisa berkoordinasi dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan (Disnakkeswan) Lampung Selatan. Sebab, Disnakkeswan Lamsel punya kelompok binaan hewan ternak yang sudah bisa dipastikan hewan kurban dalam kondisi sehat dan estimasi harga hewan kurban," ujar dia, Selasa (23/7/2019), ketika ditemui usai melakukan rapat persiapan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah.

Menurut Supriyanto, untuk harga hewan kurban cukup besar. Namun, tidak terlalu besar juga. Sebab, bebannya akan berat. Sebenarnya, untuk harga relatiflah. Kendati demikian, kita juga tidak  menginginkan hewan kurban terlalu kecil. 

"Ya, minimal lebih besar dari tahun 2018 lalu. Untuk hewan kurban yang dipotong pada tahun lalu se-Lampung Selatan mencapai 1.300 ekor. Sementara, untuk hewan kurban yang kita dikumpulkan pada tahun lalu sebanyak 63 ekor sapi dan diharapkan pada tahun 2019 ini bisa lebih banyak dari tahun lalu," katanya.

Dilain pihak, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Lampung Selatan Arsyad menyatakan, pihaknya akan turun untuk melakukan pengecekan terhadap hewan kurban yang jual di lapak-lapak pedagang pada H-7.

"Iya, memang sudah ada beberapa lapak hewan kurban yang sudah berjualan sejak beberapa hari terakhir, kita akan turun pada H-7," ujarnya.

Lebih lanjut Arsyad, pihak Disnakkeswan Lampung Selatan pun mengimbau agar, masyarakat yang ingin membeli hewan kurban di lapak-lapak pedagang harus jeli.  Karena, hewan tersebut harus disertai dengan surat sehat dari Disnakkeswan Lamsel.

"Pokoknya, semua hewan yang dijual pada lapak harus disertai surat sehat dari dinas dan kondisinya sesuai dengan syariat agama islam," jelasnya.

Disinggung mengenai stok hewan kurban untuk lebaran haji tahun 2019 ini, Arsyad mengatakan  stoknya cukup melimpah. Dimana,  jumlah hewan ternak sapi ada sebanyak 3.650 ekor dan kambing ada sekitar 6.500 ekor.

"Untuk stok masih aman untuk perayaan lebaran kurban ini," tegasnya.

Juwantoro

Berita Terkait

Komentar