#disiplinasn#beritalamsel

ASN Lamsel Tak Masuk Kerja Bakal Kena Sanksi

( kata)
ASN Lamsel Tak Masuk Kerja Bakal Kena Sanksi
Ilustrasi. Foto: Google Images


Kalianda (Lampost.co): Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lamsel akan memberikan hukuman kepada Yudi Aryadi, Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bagian Pemerintanan Setkab setempat. Pasalnya sejak Mei 2019 hingga awal Januari 2020 tidak masuk kerja tanpa keterangan.

"Kami akan proses ASN di Lingkup Pemkab Lampung Selatan yang tidak masuk kerja cukup lama tersebut sesuai PP No.53/2010 tentang Disiplin ASN. Tapi, kami masih menunggu laporan secara tertulis dari Bagian Pemerintahan Setkab Lamsel," ujar Plt. Kepala BKD setempat Puji Sukanto, Jumat, 3 Januari 2020.

Dilain pihak Kepala Bagian Pemerintahan Setkab Lampung Selatan M. Ali mengatakan pihaknya sudah melakukan teguran kepada Yudi Aryadi sebanyak 3 kali. Bahkan, BKD Lamsel sudah melakukan pemanggilan kepada yang bersangkutan.

"Kami proses ASN yang lama tidak masuk kerja. Bahkan, kami sudah berikan teguran sebanyak 3 kali," katanya.

Sementara itu, Juru Bicara Pemkab Lampung Selatan Akar Wibowo mengatakan Pemkab Lamsel baik melalui Bagian Pemerintahan maupun BKD setempat akan memproses ASN yang lama tidak masuk kerja.

"Ya, hukumanya sesuai dengan PP No.53/2010 tentang Displin ASN bisa penurunan pangkat sampai pemberhentian. Tapi akan kita lihat lebih dahulu mengapa yang bersangkutan tidak masuk-masuk kerja," kata dia. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, Yudi Aryadi kerap tidak masuk kerja karena faktor terlilit hutang dan persoalan guggatan perceraian dengan istrinya.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar