#askhajaya#beritalampung#oleh-oleh

Askha Jaya Pusatnya Oleh-oleh Khas Lampung

( kata)
Askha Jaya Pusatnya Oleh-oleh Khas Lampung
foto: Lampost.co/Nur Jannah


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Siapa yang tidak kenal dengan keripik pisang, oleh -oleh khas Lampung yang terpusat di kawasan Jln Za Pagar Alam. Sepanjang mata memandang kita bisa memilih aneka pilihan oleh-oleh  khas Lampung.

Salah satunya toko oleh-oleh yang menjadi buruan konsumen Askha Jaya yang berada di jalan ZA Pagar Alam LK I segala mider, Bandar Lampung.

Tidak hanya menyediakan oleh-oleh khas Lampung berupa kripik pisang,  Askha Jaya juga menyediakan berbagai souvenir dan oleh -oleh khas Lampung,  seperti kopi Lampung,  jilbab, peci dan tas tapis Lampung, maupun kaos Lampung.

Pemilik Askha Jaya , Askasifi Eka Cesario mengatakan setiap toko oleh-oleh   memiliki andalan kripik masing-masing, salah satu andalan kripik di Askha Jaya adalah kripik pisang  dengan produk unggulanya ada kripik pisang coklat dan keju dengan bumbu berbeda dan serta toping yang lebih tebal.

"  Selain  bumbu,  rasanya juga pasti beda,  bukan hanya keripik pisang tapi kita juga menyediakan aneka souvenir khas Lampung   langsung dari para pengrajin ," kata Aska

Saat ini kripik pisang di Askha Jaya tersedia 17 varian rasa salah satunya rasa coklat,  keju,  strawberry ,susu , moka,  kopi,  ayam geprek,  oreo,  milo dan masih banyak lagi. Selain keripik pisang juga tersedia aneka pilihan oleh-oleh seperti Pie pisang,  kripik tempe, maupun kemplang.

" Untuk rasa kita terus  update,berinovasi mengikuti tren yang lagi berkembang sekarang salah satunya ayam geprek, dan semua varian yang ada disini bumbunya kita racik sendiri,"papar dia

Salah satu  kelebihan kripik di Askha Jaya semua semua menggunakan  pisang kepok,  yang memiliki  kelebihan tersendiri , lebih gurih, lebih renyah serta kadar asam rendah.

 "Dari semua jenis pisang,  hanya pisang kepok yang kadar asamnya paling rendah untuk dibuat kripik, dan semua kripik yang ada disini dibuat tanpa pengawet serta mampu bertahan  3-6 bulan, " tegasnya.

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar