#perbankan#OJK

Aset Perbankan Lampung Naik 7,29 Persen

( kata)
Aset Perbankan Lampung Naik 7,29 Persen
Ilustrasi. FOTO: MI/RAMDANI


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung mengungkapkan aset perbankan Provinsi Lampung pada triwulan I-2021 mengalami peningkatan sebesar Rp6,631 triliun atau setara 7,29 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu.

 

"Secara year to date pun mengalami pertumbuhan sebesar Rp801 miliar atau sebesar 0,82 persen," kata Kepala OJK Provinsi Lampung Bambang Hermanto, di Bandar Lampung, dilansir dari Antara, Sabtu, 29 Mei 2021.

Ia menyebutkan dari sisi penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga meningkat sebesar 8,64 persen atau meningkat Rp4,314 triliun pada posisi Maret 2021 dibandingkan dengan Maret 2020. Demikian juga secara year to date pada Maret 2021 meningkat sebesar satu persen atau sebesar Rp539 miliar jika dibandingkan dengan Desember 2020.

Sementara itu, lanjutnya, rasio kredit bermasalah (NPL) mengalami peningkatan di Maret 2021 yaitu sebesar 4,95 persen dibandingkan dengan Desember 2020 (2,42 persen) dan posisi Maret 2020 (2,81 persen) yang disumbang oleh sektor transportasi.

Kemudian pergudangan dan komunikasi (48,89 persen dari total kredit NPL), sektor pedagang besar dan eceran (31,98 persen) dan sektor penerima kredit bukan lapangan usaha (10,16 persen).

"Jauh-jauh hari OJK sudah mengingatkan kepada perbankan untuk bersiap-siap melakukan pembentukan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) guna memitigasi risiko restrukturisasi kredit sehingga tidak terlalu mengganggu kinerja keuangan bank dalam tahun berjalan," ungkap Bambang Hermanto.

Kepala OJK Provinsi Lampung mengatakan penyaluran KUR dan kredit UMKM juga terus dipacu seiring dengan pergerakan suku bunga kredit yang semakin menurun.

"Target KUR di Provinsi Lampung 2020 sebesar Rp5,33 triliun tercapai 106,64 persen dengan realisasi penyaluran sebesar Rp5,57 triliun," pungkas Bambang.
 

Winarko







Berita Terkait



Komentar