#LiburNataru#Lampung#ASDP

ASDP Siapkan 64 Kapal untuk Hadapi Libur Nataru

( kata)
ASDP Siapkan 64 Kapal untuk Hadapi Libur Nataru
Aktivitas di pelabuhan penyeberangan Bakauheni meningkat pada libur akhir pekan, 6 Desember 2020/Lampost.co/Aan Kridolaksono


Kalianda (Lampost.co): PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) cabang Bakauheni menyebut akan menyiapkan  64 kapal feri untuk menghadapi arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru)  2020/2021. Sejumlah fasilitas juga disiapkan oleh pengelola pelabuhan tersebut. 

General Manager PT ASDP cabang Bakauheni, Capt. Solikin mengatakan arus mudik Nataru diprediksi tidak seramai arus mudik Lebaran. Meski demikian, pihaknya akan mempersiapkan sejumlah fasilitas pelayanan penumpang.

"Untuk armada kapal kita ada 69 kapal yang siap operasi 64 kapal dengan beroperasi sebanyak 32 kapal per hari," kata Solikin saat dihubungi Lampost.co, Minggu,  6 Desember 2020.

Saat ini,  ujar Solikin,  pihaknya mulai menyusun persiapan untuk menghadapi periode libur Nataru. 

Berdasarkan surat edaran yang disampaikan Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry Shelvy Arifin,  kata Solikin, posko pemantauan libur Nataru lakan dilaksanakan mulai 18 Desember hingga 3 Januari 2021. 

Hal ini mengikuti keputusan Pemerintah untuk mengurangi cuti bersama libur Nataru dari 11 hari menjadi 8 hari. 

Libur Natal akan dimulai pada 24-27 Desember 2020, sedangkan libur akhir tahun mulai 31 Desember 2020 sampai 3 Januari 2021. 

Solikin memastikan, ASDP tetap akan melakukan koordinasi dengan para stakeholders pendukung terkait kesiapan pelaksanaan Posko Natal dan Tahun Baru 2020/2021 di pelabuhan penyeberangan. 

Dia mengatakan, ASDP juga bakal menambah jumlah loket untuk kelancaran operasional. Diharapkan, pengguna jasa dapat melakukan perjalanan dengan angkutan penyeberangan dalam kondisi tertib, lancar, aman, dan selamat sampai tujuan.

“Kami juga menambah personel petugas operasional di lapangan. Persiapan sarana dan prasarana pendukung protokol kesehatan baik di pelabuhan maupun kapal penyeberangan tetap ketat,” jelas Solikin.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar