#bakauheni#terminal#ASDP

ASDP Hadirkan Festival Seni di Terminal Eksekutif

( kata)
ASDP Hadirkan Festival Seni di Terminal Eksekutif
WUJUDKAN DESTINASI WISATA. PT ASDP Indonesia ferry (Persero) akan menggelar Festival Seni selama satu bulan (21 Desember 2019-21 Januari 2020) di Terminal eksekutif pelabuhan Bakauheni. Lampost/Aan Kridolaksono.


Kalianda (Lampost.co)  -- Untuk mendukung terwujudnya Bakauheni Harbour City,  PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)  akan menggelar H(ART)BOUR Festival di terminal eksekutif Pelabuhan Bakauheni selama satu bulan yang dimulai pada 21 Desember 2019 - 21 Februari 2020.

Sebagai alternatif destinasi wisata dan kegiatan seni yang sejalan dengan semangat yang diusung oleh ASDP yaitu “Taking a civilization to the next level",  ujar  Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Imelda Alini.

Pihaknya akan melaksanakan rangkaian panjang program seni dalam mendukung terwujudnya Bakauheni Harbour City selama satu bulan.  Saat ini ASDP telah menghadirkan infrastruktur dan layanan andal dan nyaman mulai dari dermaga, terminal, dan kapal eksekutif yang melayani pengguna jasa di Pelabuhan Merak dan Bakauheni.

"Fasilitas telah mengubah wajah penyeberangan menjadi lebih modern. Seiring dengan pencapaian tersebut, kami ingin memberikan pengalaman baru melalui H(art)bour Festival atau festival seni yang dapat dinikmati warga Jakarta, warga Cilegon, juga Lampung dan juga wisatawan dari berbagai kota lainnya,” kata Imelda melalui siaran pers No.036/ASDP-XII/2019 yang diterima lampost.co,  Kamis, 19 Desember 2019.

Ia berharap terminal eksekutif yang dibangun di Merak dan Bakauheni dengan konsep modern smart building tidak lagi menjadi pelabuhan transit, akan tetapi menjadi destinasi pilihan bagi setiap pengunjung terminal, baik yang ingin atau tidak menyeberang.  

Menurutnya, di dalam terminal eksekutif juga telah hadir tenant ritel dan restoran dengan desain interior yang megah untuk memanjakan setiap pengunjung.  

"Pelabuhan, seperti halnya seni, adalah titik yang melontarkan imajinasi, kemungkinan eksplorasi, tempat-tempat serta pengalaman baru yang belum pernah dinikmati. Dengan demikian adanya featival seni dapat menciptakan kenangan baru bagi masyarakat,” ujarnya.

Perlu diketahui, rangkaian H(ART)BOUR Festival selama satu bulan itu,  akan menyajikan Pameran Seni Rupa/Visual di Ruang Publik di Terminal Eksekutif Bakauheni.  Sejumlah seniman yang akan memamerkan karyanya, yaitu Wulang Sunu (ilustrator, dalang, desainer grafis, animator),  Lala Bohang (seniman dan penulis), Slinat (street-artist Bali), Paul Kadarisman (fotografer), Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie (penulis), Ikesh Olopolo (penggiat seni rupa) dan Rio “Tups” Suzandy (seniman dan desainer grafis). 

"Pameran Seni Rupa ini digagas dengan menampilkan karya-karya yang mencerminkan seni dan budaya Lampung," ungkapnya Imelda Alini. 

Perayaan puncak H(ART)BOUR Festival akan diselenggarakan pada tanggal 18 Januari 2020 di atap Terminal Eskekutif Bakauheni, dan dimeriahkan oleh berbagai program menarik, di antaranya video mapping, mini konser musik, kuliner dan Harbour Cinema,  yaitu sinema luar ruang yang dirancang di atas atap Terminal Eksekutif Bakauheni.

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar