#pelabuhanbakauheni#beritalampung#penyeberangan#laranganmudik

ASDP Berlakukan Tiket Online bagi Pengguna Jasa Penyeberangan

( kata)
ASDP Berlakukan Tiket Online bagi Pengguna Jasa Penyeberangan
Foto: Dok


Kalianda (Lampost.co): PT ASDP cabang Bakauheni mulai melaksanakan penjualan tiket online kapal penyeberangan lintasan Pelabuhan Bakauheni-Merak secara penuh, Rabu, 27 Mei 2020.

Humas PT ASDP cabang Bakauheni Saiifulahil Maslul Harahap menegaskan seluruh kendaraan yang belum memiliki tiket barkode atau kode booking, akan diputarbalikkan keluar dari Pelabuhan Bakauheni. Pelaksanaan pembelian tiket secara online sudah diberlakukan mulai Rabu, 27 Mei 2020. 

"Sementara ini belum ada yang kita keluarkan karena volume kendaraan masih landai," kata Saiful di Pelabuhan Bakauheni, Kamis, 28 Mei 2020.

Ia menambahkan saat ini pihak ASDP fokus untuk kendaraan yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Merak sudah memiliki tiket barkode, sebab di dalam pelabuhan sudah tidak ada lagi pembayaran tiket online. 

"Pelaksanaan online ticketing sudah berlaku 100%. Untuk itu kami imbau kepada pengguna jasa yang hendak menyeberang ke Merak harus sudah memiliki tiket barcode atau kode booking sebelum masuk pelabuhan, kalau tidak ingin kami putarbalikan keluar pelabuhan," tegas Saiful. 

Sementara itu, aktivitas penyeberangan dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung ke Merak, Banten terus meningkat pada arus balik Lebaran 1441 Hijriah di masa pandemi Covid-19. 

Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran 2020 tehitung mulai Selasa, 26 Mei 2020 pukul 08.00 WIB sampai Rabu, 27 Mei 2020 pukul 08.00 WIB tercatat sebanyak 13 kapal yang beroperasi telah menyeberangkan 2.187 penumpang dan 1.447 unit kendaraan campuran. 

Sedangkan pada Rabu, 27 Mei 2020 pukul 08.00 WIB sampai Kamis, 28 Mei 2020, pagi jumlah penumpang arus balik yang menyeberang ke Pelabuhan Merak mencapai 2.847 orang penumpang, sebanyak 121 penumpang diantaranya merupakan penumpang jalan kaki. Selain itu 1.997 unit kendaraan campuran juga telah kembali ke Pulau Jawa melalui pelabuhan Bakauheni. 

"Meski penumpang arus balik Lebaran terus mengalami peningkatan, penanganan penyebaran Covid-19 tidak longgar. Petugas justru memperkerat penyekatan," kata dia.

Kepala KSKP Bakauheni Iptu Ferdiansyah mengatakan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di pos cek point Pelabuhan Bakauheni dipertebal untuk melakukan pemeriksaan kelengkapan surat yang dibawa calon penumpang, yaitu surat kesehatan bebas Covid-19, surat izin perjalanan, dan surat izin keluar masuk (SIKM) Jakarta bagi mereka yang akan masuk ke Jakarta.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar