#ASDP#pelabuhanbakauheni

ASDP Beri Toleransi Karena Ganjil/Genap Hanya Himbauan 

( kata)
ASDP Beri Toleransi Karena Ganjil/Genap Hanya Himbauan 
Surat Himbauan. (Dok. Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan)

KALIANDA (Lampost.co) -- Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan akan memberlakukan tanda nomor kendaraan ganjil/genap di Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Bakauheni selama 12 jam mulai pukul mulai pukul 20.00 WIB--08.00 WIB. Aturan itu berlaku pada H-6 Hari Raya Idul Fitri, yakni dari Kamis (30/5/2019) sampai H+3 atau Senin (10/6/2019). 
 
Menanggapi ini, Humas PT ASDP cabang Bakauheni Syaifful Maslul Harahap mengungkapkan pemberlakuan sistem ganjil/genap ini bertujuan untuk mengurai penumpukan kendaraan saat puncak arus mudik dan balik pada malam hari. 
 
"Strategi ini kami berlakukan agar antrean pemudik yang biasa menumpuk pada malam hari bisa terpecah.  Kami mengubah mindset masyarakat agar mudik pada siang hari," kata Syaiful kepada Lampost.co, Selasa (14/6/2019). 
 
Ia menjelaskan pemberlakuan plat nomor kendaraan ganjil/genap selama 12 jam yang dimulai sejak pukul 20.00 WIB sampai dengan pukul 06.00 WIB, sifatnya sekedar himbauan. Sehingga masih ada toleransi dan tidak ada sangsi bagi pelanggar. 
 
"Ini kan sifatnya himbauan. Seumpama malam ini ada kendaraan ganjil namun yang masuk genap. Kita tahan dan tidak boleh menyeberang. Tidak seperti itu, tetap kita layani," tegasnya. 
 
Pihaknya meminta kesadaran kepada masyarakat pemudik untuk mematuhi himbauan itu. "Kita tidak bisa berbuat apa-apa. Beda dengan di Jakarta kalo melanggar ya kena tilang. Namun di pelabuhan kita perbolehkan masuk karena ini sifatnya himbauan," ujarnya. 
 
 

Aan Kridolaksono

Berita Terkait

Komentar